“Kamu sudah tahu dimana Pricilia?” Pradipta menghela nafasnya, pria itu mengangguk mendengar pertanyaan dari mertuanya. Ia baru saja mendapatkan pesan dari Prily perihal dimana keberadaannya sekarang dengan Pricilia. “Ayo kita susul, sebentar lagi jadwal castingnya di mulai. Nanti biar Mama yang jelasin sama Pak Nawardi tentang Pricilia,” ucap Sahara sambil melirik jam di tangannya yang menunjukan pukul sembilan. Pradipta hanya mengangguk, keduanya kemudian berjalan menuju mobilnya. “Wanita yang bersama Pricilia itu siapa?” tanya Sahara ketika mereka dalam perjalanan. “Dia guru PPL Pricilia di sekolah,” jawab Pradipta singkat. “Kamu punya hubungan apa dengan gadis berkelakuan buruk itu?” tanya Sahara dengan mimik ekspresi kesal sebab dirinya telah menjadi objek kenakalan dua gadis itu

