Aya kembali mendengarkan Oma setelah meletakkan handphone di atas meja yang ada di hadapannya. Soraya, nenek dari Aya adalah gadis yang sangat cantik. Dan Fatma sangat melihat sahabatnya itu dalam diri Ayana, cucunya. "Semua tau, Soraya gadis yang sangat cantik, kamu sangat mirip dengan dia Aya. Bukan hanya satu dua orang yang mengejarnya di masa-masa ketika kami kuliah dulu. Tidak ada yang salah pada pilihan Soraya, dia sudah sangat benar memilih Abdu sebagai orang yang ia balas cintanya. Tapi ternyata Achary tidak bisa menerima itu. Achary menganggap Kakek dan Nenekmu telah mempermainkan dia. Sedangkan Soraya menganggap kedekatan dirinya bersama dengan Achary hanya tidak lebih dari sebatas sahabat. Dan memang seperti itu." Masih nampak kekesalan pada nada bicara Fatma ketika bercerita

