Sang Mega Bintang

1101 Words

Zavier bergegas pulang ke apartemen Kikan malam itu setelah mendengar rengekan sang kekasih. Dengan rasa lelah yang mengelayuti, Zavier tak bisa menolak keinginan Kikan. Dia tahu jika apa yang gadis itu inginkan, harus menjadi kenyataan demi sebuah kepuasan. "Mandilah, aku sudah siapkan air hangat. Semua asisten dan orangku sudah aku suruh pulang karena aku ingin bersamamu malam ini," ujar Kikan. "Hm," jawab Zavier singkat dan dia segera berjalan menuju kamar mandi yang mewah itu sembari melepas satu persatu kancing kemejanya. Hari ini adalah hari yang sangat padat bagi Zavier, sehingga tak heran jika pria itu nampak begitu lelah dan penat. Namun di sisi lain, Zavier tak berkutik dengan keinginan Kikan yang tak pernah bisa dia bantah. "Apa kamu peduli? Kamu sama sekali tak bisa ped

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD