Chapter 40

940 Words

Lelahnya hati. Lelahnya jiwa. Pupus sudah dengan hadirnya dirimu. *** Sudah dua hari tiga malam Kayonna tidak pulang. Selain karena jadwal operasi yang padat, Kayonna ingin terus memantau sendiri keadaan Dahlan. Tak ada keluhan, ini totalitasnya sebagai dokter bedah. Tapi khusus Dahlan, ia melakukannya karena gerakan hati paling dalam. Meski Dokter Anwar memastikan operasi yang dilakukannya sukses dan kondisi Dahlan membaik meski lambat, tetap saja Kayonna ingin memantau setiap saatnya. Selain itu, ia tak ingin menambah kekhawatiran Soraya. Gadis itu tak lupa bagaimana Soraya akan bangkit dengan semangat dari duduknya yang lemah, mata yang langsung berbinar meski gelombang hitam di bawah mata begitu nyata, setiap Kayonna masuk untuk memeriksa. Jelas sekali Soraya mempercayakan keadaan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD