Chapter 3. Move Away

2239 Words

REVAN “Revan? Ngapain lo?” tanya Arjuna, sahabatku sejak dulu, ia terkejut menemukanku di klub yang menjadi tempat favorit kami nongkrong di malam minggu seperti ini, saat aku belum menikah tentunya. Arjuna—yang masih saja single hingga sekarang—diapit dua wanita cantik yang duduk di kursi putar. “Bosen di rumah,” jawabku sambil duduk di seberangnya. “Gue yakin bakalan nemuin lo di sini. Ternyata kelakuan lo masih sama aja,” cibirku sambil mendengkus. “Paling nggak, pindahlah ke klub yang lebih cocok untuk orang seumuran lo!” “Bro, lo sendiri di sini, ‘kan? Sama ajalah berarti,” katanya sambil menyengir yang membuatku tertawa kecil. Terus terang aku ke sini pun karena tahu dia akan ada di sini. Kalau tidak, mana mungkin aku datang ke klub yang lebih cocok untuk anak muda. “Tumben ban

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD