Chapter 18. Broke Down

2166 Words

REVAN “Revan, aku sayang kamu.” Aku tersentak kaget mendengar suara yang sangat kukenal itu. Tubuhku berubah kaku. Tanganku bergetar dan jantungku berdegup sangat cepat. Kenapa suaranya tiba-tiba terngiang di telingaku? Aku memejamkan mata, berusaha keras mengenyahkan suara-suara itu. Namun, bukannya menghilang, bayangan wajahnya malah yang muncul saat ini. Wajah dengan tatapan penuh kesedihan dan kekecewaannya terhadapku. Dia terlihat begitu menderita. Saat itu juga kesadaran menghantamku. Apa yang sedang kulakukan?? Dengan cepat aku menjauhkan diri dari Sofia yang masih terbaring dengan mata terpejam di bawahku. Aku berjalan mondar-mandir sambil mengacak rambut frustrasi. Kenapa aku begitu bodoh? Demi bukan wanita seperti itu. Dia tidak akan semudah itu menyerahkan dirinya pada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD