38

1917 Words

Gerbang rumah Kenan yang biasa tertutup rapat kini terbuka lebar. Rupanya berita tersebar begitu cepat, di kantor maupun di kalangan kolega Kenan. Rangkaian bunga terkirim satu-persatu menghiasi halaman depan rumah duka. Banyak dari mereka yang mengirim rangkaian bunga adalah kolega Kenan. Rupanya Supri sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan cepat. Pria paruh baya itu sangat khawatir dengan kondisi nonanya. Karena sedari mereka pergi tadi, sampai semua perlengkapan selesai disiapkan, Ken dan Dara belum sampai ke rumah. Sedangkan di rumah sakit, Dara sudah bangun dan ia tidak berhenti menangis. Ken sampai bingung bagaimana menenangkan istrinya itu. Menunggu para petugas rumah sakit membawa ibu Dara ke rumah menggunakan ambulance, Ken menemani Dara. Wanita itu kini berusara dalam ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD