20

2869 Words

Christ keluar mengejar Lyla yang sedang berjalan ke taksi. Ia mengejar gadis itu, dan langsung buru-buru meraih tangannya agar Lyla tidak bisa pergi ke taksi-nya yang sudah menunggu. "Lyla, tunggu. Kau harus pikirkan lagi." Kata Christ. "Pikirkan apa lagi? Kalau orang lain sudah tidak perlu pikir-pikir lagi kalau ada di posisi ku. Entahlah apa aku di mata mu, sepertinya benar-benar sepele." "Lyla, tidak begitu..." Lyla berusaha menarik tangannya dari cengkeraman Christ, tapi Christ menahannya terlalu erat. "Christ!" bentak Lyla saat kesabarannya habis. "Lepaskan aku!" "Pak, berapa ongkos yang harus dibayar?" tanya Christ sembari mendekati taksi, tapi masih mencengkeram erat pergelangan tangan Lyla. Supir taksi itu 'pun memberitahu ongkos yang harusnya Lyla bayar ke rumahnya. Christ

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD