bc

CURSED TRILOGY : BOOK 0NE. THE CURSED

book_age18+
1.1K
FOLLOW
6.7K
READ
dark
kickass heroine
witch/wizard
twisted
bxg
small town
magical world
childhood crush
supernatural
special ability
like
intro-logo
Blurb

MATURE CONTAINT! 21+ Erotica and Fight scene!

Tisha Pannabaker Lawlett awalnya kembali ke kampung halamannya di Pennington, Pennsylvania untuk menghadiri pemakaman Kakeknya. Hingga ia terjebak diantara dua sahabat baiknya, Simon Tuddington yang tampan bak pangeran berkuda putih dan si seksi nan liar Patt Blaze. Namun ketika pembunuhan misterius terjadi dikota itu dan menjadikan Patt sebagai tersangka, Tish tahu ada hal buruk akan terjadi.

Kemudian sebuah rahasia mengerikan tentang sosok sejati Simon dan Patt terungkap, bersamaan dengan itu kegelapan mulai menyelimuti Pennington dan bersiap melahap Tish serta jati diri aslinya.

"Karena Iblis akan datang untuk menyergap bumi, ketika manusia sudah tak lagi beriman"

chap-preview
Free preview
BERITA DUKA
     Aku  sudah  merasakan  firasat buruk  sejak terbangun  lebih awal satu jam dari  biasanya  dihari Selasa  pagi itu, kelas  Komunikasi Politik  baru akan di mulai pukul  08.00 nanti, artinya masih ada  dua jam waktuku senggang. Kuputuskan  untuk mengerjakan paper  mata  kuliah  Sejarah Jurnalisme  yang sebetulnya dikumpulkan  Rabu depan. Tapi beginilah aku, paling  benci menumpuk pekerjaan dan selalu menjadi  orang pertama menyerahkan tugas diatas meja dosen.       Di  Columbia, aku  memiliki julukan  Nona-Perawan-Membosankan  mungkin  itulah sebabnya  selama dua tahun berada  disana kebanyakan pemuda yang  mengajakku berkencan adalah tipe  pemikir. Tapi toh aku tak peduli, saat  ini pendidikan adalah prioritas utama. Aku  memiliki keberuntungan mendapat kemudahan atas  segala hal, jadi sudah seharusnya tak boleh menyia-nyiakan  peluang.      Pintu  kamarku  dibuka dari  luar, sesosok wanita  berusia awal kepala empat  melenggang masuk sambil memelukku  manja dari belakang.       “ Selamat  pagi matahariku”  bisik  Mom genit.      “ Hentikan  Mom! Serius deh, umurku  sudah duapuluh tahun bukan  dua tahun” dengusku kesal, tapi  tak melepaskan pelukannya.      Mom  memberikan  senyuman secantik  Dewi Yunani, sambil  memandangi laptop dengan  alis melengkung ke atas. Dalam  balutan piama sutra merah bermotif  lotus, dia memang menyerupai Dewi. Sungguh  mengesalkan, bagaimana Ibuku bisa tampak SEMPURNA  bahkan disaat baru bangun tidur?      “Kalau  caramu seperti  ini terus bisa-bisa  aku mendapat memberiku  cucu diumur tujuhpuluh tahun” sindirnya.      “ Yeah, kalau  aku mengikuti saran  Mom, bisa-bisa  belum lulus sudah  memberimu dua orang  cucu ” jawabku sinis.       Mom  memberikan  pandangan mengingatkan. “ Jaga  bicaramu anak muda, aku ini masih  Ibumu ingat? Aku hanya ingin alien pergi  dari otak putriku sejenak agar dia bisa bersenang-senang”       Kutatap  sepasang mata  hazelnut indah Mom  yang dia wariskan padaku  penuh kegelian, tak lama kemudian  tawa kami berdua meledak. “Mom, kumohon berhenti  menggangguku. Sebisa mungkin makalah ini harus kuselesaikan  sebelum berangkat “        “ Apa  yang membuatmu  bangun seawal ini?”  tanya Mom.      “ Mom  sendiri, tumben  bisa bangun pagi?”  aku balik bertanya. Membuatnya  jengkel.      “ Bisakah, sekali  saja pertanyaanku tidak  kamu bala dengan pertanyaan juga?”  Mom menggelengkan kepala tampak frustasi. “ Klein  meminta barang pesanannya dikirim lebih awal, acara  Port-e-Portier  di  gedung  kota tampaknya  bakal dimajukan  sore nanti”      Aku  mengangguk, mencoba  menyesapi tiap kalimat  yang diucapkan Ibuku. Mom  Berprofesi sebagai Desaigner aksesoris, karirnya  semakin melesat semenjak kami pindah ke New  York lima tahun lalu, meskipun juga menjadi alasan  utama perceraiannya dengan Dad. Dan nama Clarisse Creyson  menjadi topik utama ditiap majalah gosip kota ini setelah  dia menambahkan kata Lawlett pada nama belakang, sesudah pernikahan  menggemparkannya dengan milyuner terpandang seantero kota. Charlie Lawlett. Secara  otomatis namaku menjadi ikut terangkat, apalagi pria tampan tersebut tak memiliki  anak dari pernikahan sebelumnya.      “ Jadi, kamu  bisa datang kan?” tanya  Mom, mendadak dengan nada  merayu.       Aku  menelan  ludah susah  payah, “Harus ya?” bisikku  sambil memaki dalam hati.          “ Tentu  saja! Semua  orang tahu Tisha  Lawlett adalah inspirasi  terbesar seorang Clarisse” Mom menatapku,  serius. “ Kumohon, datanglah sayang, demi Ibumu” pintanya, seraya memberikan  tatapan mata ala anak kucing sulit ditolak.      Aku  menghembuskan  nafas panjang. “ Baiklah, aku  akan datang” kataku terpaksa.      “ Bagus! Pukul  16.00 sore, Gedung  Utama Balai Kota. Jangan terlambat, oke, gaunmu  sudah kusiapkan kamu pasti akan berterimakasih  malam ini padaku” Mom mengerling penuh makna.      ‘ Sudah  kusiapkan?’  Ya  Ampun, Ibuku  benar-benar menyebalkan.      Aku  sudah  siap memprotes  saat Martha, wanita  separuh baya pelayan  setia keluarga Lawlett  sejak generasi Ibunya, masuk  kedalam kamarku dalam kondisi  tergopoh-gopoh. Melihat raut muka  paniknya serta caranya melupakan sopan  santun saat masuk ke kamar majikannya sambil  membawa telpon, membuatku yakin apapun kabar yang  dibawa si penelpon pastilah sangat  buruk.      Mom  kebingungan  saat Martha menyerahkan  telpon warna merah darah  ketangannya. Tapi Ibuku tak  menunggu pemberitauan dan langsung  meraih benda itu.      Aku  terdiam  ditempat, jantungku  terpacu cepat. Oh  tidak, apa  firasat  burukku pertanda  sesuatu? Apa yang  akan terjadi setelah  ini? Charlie masih ada  dikamarnya sekarang, jadi  jelas ini bukan tentangnya. Lalu  siapa? Apa mungkin Lauren? Adik kandung  Mom di California? Ataukah Cici? Nenek dari  pihak Ibuku?      Apakah  mungkin?! Oh  Tuhan, semoga tidak  terjadi apapun pada Ayahku.      Keceriaan  terenggut jelas  dari wajah Ibuku, aku  semakin bertambah panik  saat Mom menyerahkan telpon  itu padaku dengan mata berkaca-kaca.      “ Aku  tidak mau, kalau  itu kabar buruk....”  suaraku bergetar hebat.      “ Ini  tentang  Mark sayang,  dia...dia”  Mom tak  bisa menerukan kalimatnya.      “ Ayah  anda mengabari  jika Tuan Mark Pannabaker, Kakek  anda, meninggal dunia dini hari barusan....”  tukas Martha melanjutkan dengan tegas dan wajah  dipenuhi tekad.      Perutku  terasa merosot, dan  tanah tempatku berpijak  seperti jungkir balik.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

HYPER!

read
625.0K
bc

I Love You Dad

read
293.4K
bc

Billionaire's Baby

read
285.9K
bc

SEXRETARY

read
2.3M
bc

Call Girl Contract

read
339.0K
bc

Hubungan Terlarang

read
513.1K
bc

Love Me or Not | INDONESIA

read
570.4K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook