Suara pintu paviliun yang tertutup keras menyisakan gema yang dingin. Sarah berdiri mematung di tengah ruangan kaca, memeluk Al-Qur'an pemberian Maksimov di dadanya. Di luar, ketenangan pegunungan hancur seketika. Suara sirene pertahanan kastil melolong rendah, membelah badai salju yang kian mengamuk. Dari balik dinding kaca, Sarah melihat kilatan lampu-lampu taktis dari kendaraan salju yang merayap naik dari lembah. Itu bukan klan Volkov. Itu adalah tim pembersih Petrov—pembunuh bayaran profesional yang tidak akan berhenti sebelum target mereka musnah. Maksimov berdiri di garda terdepan pelataran kastil. Meskipun bahunya terluka, ia memegang senapan serbu laras panjang dengan kemantapan seorang predator. Ia memberikan instruksi singkat pada Viktor dan anak buahnya yang tersisa. Wajah

