Mobil yang ditumpangi oleh Karina baru saja melaju. Ujang mengendarai mobil sang majikan besar menuju sebuah restoran. Tak lain, adalah rumah makan milik keluarga sang suami. Usai pensiun dari jabatan CEO Perusahaan Faruqi, Ahmad memilih untuk mengembangkan bisnis kuliner tersebut. ****** Kini, Ujang telah menepikan mobil. Setiba di dalam restoran. “Papa?” Wanita paruh baya tersebut menyapa. Ahmad menoleh. Berkata, “Mama sedang apa ke mari?” “Memang, Mama tak boleh mampir ke restoran? Papa ini keterlaluan.” “Baiklah, baiklah. Sebaiknya, Mama cari tempat duduk saja. Papa masih harus menuntaskan agenda mengecek laporan pemasukan harian.” Karina beralih dari hadapan sang suami. Ia berjalan pada sisi sudut dengan pencahayaan terang. Menjejalkan p****t pada dudukan yang ada. Lalu, memf

