Hari berganti. Pagi ini, Ghibran melangkahkan kaki menuju sisi depan halaman rumah. Seperti biasa, ia akan berkendara menggunakan mobil berjenis SUV. ****** Di dalam perjalanan. Tepatnya, sesaat sebelum tiba di Perusahaan Faruqi. Netra Ghibran tertuju pada bangunan di sisi sebelah kiri. Yah, benar! Butik muslimah yang setiap hari ia lewati, ternyata sebuah tempat kerja dari seorang wanita yang selama ini ia nanti. Subhanallah. Aku tak bisa berhenti takjub akan kuasa dari Allah. Selama tiga puluh lima tahun aku melajang, ternyata jodoh yang Allah kirimkan sedekat ini. Butik milik Bilqis hanya dipisahkan oleh jalan raya besar dengan Perusahaan Faruqi. Sang pria membatin. Tak henti memuji kebesaran Sang Illahi. ****** Setiba di Perusahaan Faruqi. Perusahaan besar yang terletak berseber

