FIRASAT BURUK

1147 Words

Selagi menatap sebuah cermin. Bilqis tak menyangka. Jika, komentar berisi penolakan yang ditujukan oleh Karina pada gaun pertama, membawa ia untuk menjumpai diri dengan balutan gaun pilihan kedua. Sebuah gaun, yang terlihat jelas takkan ditolak oleh siapa saja. Termasuk, dirinya dan juga Ghibran. Sementara itu, Sial! Lagi-lagi, Karina tak dapat menahan rasa kesal. Wanita dihadapannya benar-benar tampil cantik dan anggun. Terlebih, saat Bilqis merekahkan senyum. Dan, “Kami pilih gaun yang kedua ya, Mbak,” Ghibran memutuskan. Karina tak lagi bisa berbuat apa-apa. Lalu, “Terima kasih ya, Ma. Jika, bukan karena Mama. Bilqis dan Mas Ghibran takkan menjatuhkan pilihan pada gaun kedua ini,” Sang calon menantu berujar. Menatap lekat manik mata Karina, yang dipenuhi oleh sorot tajam. ****

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD