Bab 52

1806 Words

*** Sudah saatnya, Aditya untuk menjemput Vania. Dengan tergesa-gesa, ia menstarter motornya lalu kemudian, mngendarainya dengan kecepatan di atas rata-rata. Dengan kemahirannya mengendarai motor. Aditya menyalip satu per satu pengguna jalan yang lain, secepat mungkin. "Aku harus cepat, jangan sampai Vania menunggu." Aditya menambah lagi kecepatan motornya. Menembus jalanan jauh dalam pandangannya, yang terlihat sedikit lenggang. Ia tak ingin membuang peluang begitu saja. Kesempatan untuk cepat sampai, semakin dekat. Tak lama kemudian, akhirnya Aditya sampai di parkiran depan restoran. Seperti yang Aditya inginkan. Ia datang tepat waktu, bersamaan Vania yang baru keluar bersama Esa. "Sa! Ingat ya, jangan sampai ada yang kelewatan. Oke!" Vania mengingatkan sesuatu yang bersifat rahasia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD