Bab 51

1418 Words

*** Seperti biasa masih terlalu pagi. Vania sudah di antar Aditya ke tempat kerjanya. Masih sangat sepi, kali ini Vania datang terlalu pagi. Belum ada satu pun, motor rekannya yang terparkir di halaman parkir. Kecuali satu. Mobil Evans sudah terparkir entah sejak jam berapa dia datang. Vania tak tau pasti dan terlihat heran. Tumben Evans datang lebih awal. Apa mungkin sedang banyak pekerjaan. Pikir Vania saat ini. Ia memendang lekat ke arah mobil sport berwarna hitam itu. Yang mungkin, pemiliknya sudah sibuk dengan beberapa berkas yang menumpuk di atas meja. "Vania. Kayaknya temen kamu belum ada yang datang. Apa perlu? Aku temenin kamu dulu," tanya Aditya membuyarkan lamunan Vania. Vania terhenyak, lalu berkata, "Nggak usah, Dit. Lagi pula, kamu hari ini ada interview. Sebaiknya, kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD