*** Aditya sudah lama menunggu Vania di depan resto. Sesuai janjinya. Ia akan mengantar jemput Vania kerja. Sebagai lelaki bertanggung jawab. Sudah pasti, dia menepati janji. Tak lama kemudian, Vania pun keluar bersama Esa. Mereka terlihat berjalan berdampingan, sambil bersenda gurau. Aditya tersenyum lega, setelah menunggu lumayan lama. "Hey! Aditya, jemput Vania ya?" Tanya Esa ramah. "Jelas dong, siapa lagi," jawab Aditya seraya mengerlingkan sebelah matanya ke arah Vania. "Cie, enak dong yang di antar jemput tiap hari. Nggak kayak aku. Pulang pergi hanya sendiri." "Makanya, cepet cari pacar dong Sa. Biar pulang pergi ada yang anter," sahut Aditya. "Emangnya kalian udah jadian?" Tanya Esa penasaran. Evans berdeham. "Siapa yang jadian?" Sahutnya tak sengaja mendengar ucapan Esa

