Maaf! Vania terlihat tenang mendengar kata maaf dari Aditya. Bagi Vania. Tak masalah Aditya tak bisa menjemputnya semalam. Ia pun bisa memahami akan hal itu. Bukan kewajiban Aditya untuk mengantar jemputnya, ia sadar itu. Seketika langkah Vania terhenti. Sebab terhalang oleh Aditya yang kini berdiri di hadapannya dengan raut wajah memelas. "Sekali lagi maafkan aku. Vania," ucap Aditya mengulang kembali permohonan maafnya. Ia memohon seakan telah melakukan kesalahan besar yang bisa membuat hubungannya dengan Vania bisa berakibat fatal. Vania tersenyum melihat pemandangan di hadapannya. Ekspresi Aditya terlihat besungguh-sungguh. Menurutnya Aditya terlalu berlebihan. Padahal, Vania sama sekali tak memikirkan akan hal itu. Namun, tetap saja Aditya berusaha mendapatkan maaf dari Vania. "

