Fakta Tentang Genta

1992 Words

Sepeninggal Haris, Nosa dan Kaylila masih menikmati sarapan pagi. Nosa memiringkan kepalanya menghadap kearah Kaylila dengan bertumpu pada lengan kanannya. Ditatap sedemikian rupa membuat Kaylila salah tingkah. Dia memalingkan pandangannya kearah berlawanan. “Kamu yakin dengan keputusanmu?” Nosa bertanya setelah menghembuskan nafasnya. “Soal apa, Mas?” “Kamu yakin mau menemuinya? Kamu tidak lupa dengan perbuatannya sama kamu?” Nosa mengajukan beberapa pertanyaan dengan penekanan pada kata ‘kamu’. Kaylila yang sedang menikmati sarapannya hanya mengangkat bahunya. “Tidak masalah.” Jawabnya singkat. “Kamu yakin dengan hatimu?” Kali ini Nosa bertanya dengan penuh keraguan. Kaylila yang sedari tadi berusaha mengalihkan pandangannya, kini membalas tatapan mata Nosa yang tajam seolah menusuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD