36

1272 Words

“Gimana, mas?” Shei yang memaksa untuk ikut menunggu didepan ruang operasi pun langsung menghampiri suaminya dengan wajah penuh harapan. “Gimana Nasya?” Tanya Justin yang tak kalah cemas. Alden mengusap peluh di keningnya dengan punggung tangannya.” Operasinya berhasil. Tinggal tunggu reaksinya aja. Akan kita pantau terus. Sekarang Nasya akan dipindah ke kamar rawat. Semua kondisinya bagus gak ada reaksi penolakan. Mudah-mudahan dia cepet sadar.” Ucapnya membuat Justin langsung luruh ke lantai. Pria itu tampak sangat bersyukur. Alden menepuk-nepuk pundak pria itu, berusaha menyalurkan kekuatannya. “Makasih ya.” Shei langsung memeluk suaminya dengan erat. Alden mengecup puncak kepala Shei dengan lembut. Bian membantu Justin berdiri, pria itu seperti kehilangan tenaganya. Justin kembali

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD