Christian Dior

361 Words
Benar kata orang, ketika kamu di mabuk cinta semuanya akan terasa indah. Tak peduli seberapa macet Rancamanyar, seberapa nanjak Cihanjuang, sbrpa lama dan panasnya lampu merah samsat(teu ngiuhan di handapeun tangkal nungguan lampu hejo) yg terpenting adalah aku pulang bisa membahagiakan dia(dinner kan balikna). Sampai malam tiba aku mendatangi kosn Sh opie, dari jauh sudah tercium aroma parfum nya(Christian Dior). "Eh si pacar udh dateng, pangling aku kalau lepas seragam" ( hhmm... jangan pernah meremehkan penampilan ojol, karena sekali kami buka jaket ketampanan kami hanya selevel di bawah Lee Min Ho, Song Joong Ki, Park Seo Jo dan teman-temannya) "Kamu juga cantik banget" "Kayak siapa?" "emm... gak ada yg sebanding, mengingat... pikiranku gak bisa memikirkan perempuan lain dan hatiku gak bisa merasakan rasa yg lain selain kamu" (SKILL PREDATOR AKTIF) "udah ih malu aku" (Paham lah ya ekspresinya seperti apa) Kami pun jalan dengan tujuan ke Bober Cafe, jl riau, hasil ngojek yg lumayan dan pinjaman dari Andri(bageur da b***k th, pedah 'kitu' hungkul) sepertinya lebih dari cukup untuk membuatnya terkesan malam ini. Pesanan satu chicken katsu, beef teriyaki dan dua milk shakes datang. Tapi sebelum makan aku ingin memberinya kejutan, yaitu... Berdoa(Pasti lah ya kalau itu) "kamu tunggu bentar" "kemana ih, jangan lama" Lima belas menit kemudian, Shopie mulai menelpon, aku biarkan, chat berkali kali hanya k*****a tanpa di balas, sampai dia mengancam mau pulang. Setelah setengah jam berlalu, dia di kagetkan dgn suaraku dari arah panggung "Selamat malam semuanya, dgn segala kerendahan hati, ijinkan saya berpartisipasi di acara ini dgn menyanyikan sebuah lagu, lagu yg sya ciptakan untuk seseorang yg berada di meja 7, dia adalah kekasih saya, Shopie... (Semua bertepuk tangan, Shopie yg tdinya kesal sekarang wajahnya memerah tersipu), selamat menikmati hidangannya dan semoga berkenan dgn lagunya. (Reff na we nya) Satu yang akan kau dapat... Saat kau bersamaku... Kan ku jaga sela... lu.... Agar kau tetap tersenyum (*) Tak kan ku ijinkan... Air mata menyentuhmu... Biar... Ku per...taruhkan... Semua yg aku miliki... (Agar kau tetap tersenyum) (Outro) Tepuk tangan pun bersambut, Ariel.... Ariel.... Ariel..... (Nggak dong, ceritanya kan Zaki), tapi aku tak terlalu menghiraukan, karena tatapan mataku seringnya mengarah ke Shopie, dia bahagia aku senang. -----------------
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD