bc

Kesatria Pegasus Tangguh

book_age12+
1
FOLLOW
1K
READ
dark
brave
no-couple
mystery
campus
mythology
apocalypse
war
civilian
like
intro-logo
Blurb

Cerita Ini Mengisahkan Tentang Perjuangan Seekor Pegasus Yang Bernama Yang Mempertaruhkan Nyawanya Berkali-kali Untuk Menyelamatkan Pulau Lakurius, Dan apakah Dia Berhasil Mempertahankan Pulau Lakurius? Lihat Dan Saksikan Di Buku Ini

chap-preview
Free preview
The Knight Of Pegasus Season 1
Bagian 1 "Sifat Buruk Orial" Dahulu kala hiduplah seekor Pegasus bernama Horelion, Pemimpin dari Ksatria Pegasus. Dia tinggal bersama teman-temannya di pulau Lakurius. Mereka hidup rukun bersama, namun ada seseorang yang tidak menyukai Horelion. Dia bernama Orial. Dia tidak menyukai Horelion karena dia cemburu pada Horelion karena dia selalu menyelesaikan masalah di Pulau Lakurius dan dia selalu dipuji oleh Pegasus lainnya. Di hari yang cerah, Horelion menjadi yang pertama yang datang ke tempat ia bekerja setiap minggunya. Seperti biasa, Horelion mengira bahwa ia menjadi Pegasus pertama yang bangun untuk berpatroli, namun ternyata kali ini Orial yang bangun terlebih dahulu, namun kali ini ia memiliki rencana jahat. Saat itu, masih jam setengah lima pagi. Pukul lima pagi, Orial bergegas untuk membarikade pintu mereka dengan papan kayu. Mereka tidak bisa keluar dari rumah mereka. Akhirnya, Horelion menyelesaikan patrolinya dan melihat bahwa semua pintu rumah di Pulau Lakurius diblokir oleh papan kayu, kecuali rumah Orial. Akhirnya, Horelion selesai mengatasi semua pintu yang ditutup oleh papan kayu di rumah milik para penduduk. Akhirnya, hari Minggu tiba. Itu adalah hari libur dan hari pergi ke gereja Uratus, satu-satunya gereja di pulau Lakurius. Pegasus kecil pergi ke sekolah Minggu, dan Pegasus dewasa pergi beribadah, serta Horelion dan Orial. Setelah semua kuda terbang selesai beribadah, mereka pulang dan bersantai di rumah masing-masing setelah selesai beribadah pada pukul dua belas siang. Horelion pulang dan dia ingin membawa semua kuda terbang lainnya untuk pergi bersamanya ke pantai Odious di pulau Kemewahan. Mereka pun sampai di pantai Odious, lalu mereka berpesta ria, Begitu pula dengan Orial. Dia mengadakan pesta bahagia di pantai Odious. Lalu, Orial mendatangi Horelion dan dia merasa bersalah karena pada hari Senin dia telah membarikade pintu rumah kuda lain di pulau Lacury. Horelion mendengar penyesalan Orial. Setelah itu, Horelion berkata kepada Orial, “Jadi, apakah kamu yang menghalangi pintu pintu rumah penduduk”? Ujar Horelion “ya” balas orial . Horelion berkata, “tetapi mengapa kamu melakukan itu?" “Karena kamu selalu menyelesaikan masalah di pulau ini”, dan selalu dipuji oleh para Pegasus lainnya". Itu sebabnya saya melakukan ini, “jadi saya minta maaf, oke”? Horelion menjawab, “Ya, saya memaafkanmu, tetapi dengan satu syarat”! “Apakah itu” yang ditanyakan Orial? “Anda tidak dapat melakukan hal buruk lagi di pulau”. “Saya mengerti dan berjanji tidak akan melakukan hal buruk lagi di pulau ini” balas Orial. “Baiklah kalau begitu, ayo lanjutkan keseruan dengan Pegasus lainnya”! Horelion membalas Orial. “oke, ayo, yang terakhir menyentuh laut adalah Pegasus yang lambat hahaha”! Kata orial Akhirnya, hari Senin tiba.Pegasus harus bekerja sebagai persiapan jika ada perang atau sesuatu yang sangat berbahaya. Tugas Horelion adalah memimpin para ksatria elit kerajaan yang menjaga sang putri, dan tugas Orial adalah mengatur para petani lainnya serta mengatur strategi perang. Akhirnya, jam lima tiba ketika semua Pegasus pulang kerja. Tapi Horelion tidak tinggal di rumahnya kecuali pada hari Minggu, dia tinggal di istana, dia tinggal bersama ksatria Pegasus lainnya di pulau Lakurius. Kemudian Horelion tertidur dan Pegasus lainnya, para Ksatria, juga. Bagian 2 “Serangan Craberia" Keesokan harinya, ada kejutan. Jam tujuh pagi, ada banyak Craberia dari Crabes Island. Mereka sebenarnya kepiting, tapi kepiting dengan cangkang dan cakar raksasa. The Craberians berteriak dengan suara keras, "Wahai Pegasus, coba lawan kami, kami akan buktikan siapa yang lebih kuat, kami Craberia atau kamu, Pegasus yang sombong dan jelek." Raja Pegasus berkata "Apa kau bilang, kami tidak timpang dan sombong. Kamu yang sombong." Orang Craberian mengatakan "benarkah? Kalau begitu mari kita buktikan siapa yang sombong dan timpang dan siapa yang terkuat di antara kita?” Raja Pegasus berkata "kalau begitu beri kami kuda untuk terbang dalam dua minggu lagi, mengerti?” Si Craberia berkata “OK tapi kalau melebihi waktu yang ditentukan dianggap kalah hahaha, saya tidak sabar. Siapa yang kalah dan siapa yang menang hahaha?” Raja Kuda Terbang memanggil semua Pegasus di Pulau Lakurius kecuali Kuda Terbang Anak-Anak! Setelah berpikir selama lima hari, mereka pulang dan memberitahu anak-anak mereka di rumah tentang sembilan hari perang. Pada hari keenam, mereka bersiap-siap dan mengambil semua hasil panen mereka, yang diatur oleh Orial, dan membawa semua Pegasus lainnya selain Pegasus Ksatria, serta hasil panen mereka ke goa rahasia. Goa ini sudah berusia dua ribu dua ratus tiga tahun. Di goa ini sudah tertampung Pegasus sebanyak lima puluh ribu Pegasus, Kemudian Ksatria Kuda Terbang berlatih sebaik mungkin, dan mereka dilatih oleh Horelion hingga hari kesepuluh, empat hari sebelum perang. Pada hari kedua belas mereka semua siap berperang. Orial pun berniat juga menanam buah dan sayur agar masih ada makanan pokok yang bisa dimakan di dalam goa. Orial juga memerintahkan Kuda Penggali untuk mengebor dua puluh lubang kecil, agar Sinar matahari juga dapat masuk dan menerangi tanaman yang akan ditanamnya, sehingga tanaman dapat tetap subur dan tumbuh. Akhirnya hari keempat belas pun tiba dan mereka pergi ke perbatasan Pulau Lakurius dan Pulau Crabes untuk bertempur disana. Setelah mereka tiba, mereka menyusun rencana selama satu jam dan Mereka akhirnya pergi berperang juga. Ini sudah minggu ke 8, tapi belum juga pihak yang mengaku kalah dari Pegasus dan Craberia. Di hari ketiga minggu ke 3, penduduk pulau Lakurius masih bertahan dengan perbekalan mereka yang semakin menipis setiap harinya. Akhirnya perang berakhir di bulan ke 4 dan dengan berat hati, Craberia mengakui bahwa pemenangnya adalah Pegasus, karena Craberians mengaku kalah setelah sekian lama berperang. Akhirnya perang usai dan semua penduduk pulau Lakurius bergembira, dan mereka keluar dari goa rahasia itu. Para ksatria kembali dari perbatasan antara Pulau Lakurius dan Pulau Crabes, dan semua Ksatria utuh, berjumlah dua puluh empat ribu. Keesokan harinya, para menteri Perang dan menteri Pertahanan mendengar kabar bahwa Pegasus telah mengalahkan Craberia, Keesokan harinya, para menteri Perang dan menteri pertahanan datang ke pulau lakurius dan memberikan sertifikat sebagai negara paling bertahan semasa perang. Dua bulan setelah mereka berperang, Raja Unicorn dari Pulau Rainy-Bow datang ke Pulau Lacurius dan meminta izin untuk meminta syarat persahabatan. Karena bangsa Unicorn adalah bangsa terlemah di dunia fiksi, Raja Pegasus menerima permintaan pertemanan dari Raja Unicorn. Beberapa minggu setelah Pegasus menerima permintaan pertemanan dari Unicorn King, banyak Unicorn datang ke pulau Lacurius dalam jumlah besar, dan para Unicorn meminta Horelion dan Pegasus lainnya untuk mengajari mereka bagaimana menjadi kuat untuk bertarung. ras lain di dunia fiksi, dan akhirnya mereka hidup bahagia untuk sementara waktu. Bagian 3 “Penelitian Ilegal” Suatu ketika, ada banyak asap tebal yang mengelilingi pulau Lakurius beserta pulau Unicolour tempat tinggal unicorn dan banyak korban penculikan dari jutaan pulau di dunia fiksi, Pulau Craberia, dan pulau lainnya. Kemudian King Baser dan King Bow-Rain King mengadakan kontes. Yang terpilih adalah antara 20 Pegasus dan 20 unicorn. Horelion dan Orial juga terpilih di antara ribuan Pegasus dan unicorn yang mengikuti kontes tersebut. Karena mereka tidak tahu untuk apa kontes itu, 40 Pegasus dan unicorn dipanggil ke gedung ramah unicorn dan Pegasus. Setelah mereka tiba, mereka dijelaskan bahwa seleksi/kompetisi ini untuk memata-matai apa yang sebenarnya terjadi. Setelah pengarahan, mereka melakukan perintah. Mereka dibagi menjadi 4 kelompok. Satu grup terdiri dari 5 unicorn dan Pegasus. Kelompok pertama ditugaskan untuk mencari di hutan Crimson-Ghostly, kelompok kedua ditugaskan untuk pergi ke Scientist-Labor, kelompok ketiga ditugaskan untuk pergi ke pulau Magical-East, dan kelompok keempat ditugaskan untuk pergi ke kota Dawning-Atlantis. Horelion berada di grup ke-2 dan Orial ditugaskan di grup ke-3. Mereka pun menjalankan tugasnya masing-masing. Setelah mereka sampai di tujuan masing-masing, mereka menyelidiki dan bertanya kepada penduduk setempat. Tetapi mereka tidak menemukan apa pun. Segera, kelompok ke-4 yang ditugaskan untuk pergi ke kota Dawning-Atlantis, dipimpin oleh Brost dan Scraid. Kelompok itu menemukan sesuatu yang aneh. Mereka menemukan ada asap yang sangat tebal dan pekat. Mereka merasa aneh bahwa seharusnya tidak ada asap di dalam air. Mereka mengikuti jejak asap, semakin lama dan semakin mereka mengikutinya semakin tebal asapnya. Mereka berenang, mengikuti jejak asap dan membawa mereka ke tempat yang dijuluki Devil-Valley karena merupakan kota yang letaknya terdalam di dunia fiksi. Mereka tiba di Devil-Valley dan melihat kota itu memiliki suasana yang suram dan banyak ikan berbentuk aneh. Setelah mereka menyelidikinya, mereka tiba di sebuah pabrik yang terbengkalai. Saat memasuki pabrik mereka hampir tidak bisa melihat karena asapnya terlalu tebal, dan mereka menemukan ruangan yang gelap. Mereka memasuki ruangan. Di ruangan tersebut terdapat puluhan tahanan yang terdiri dari Crabelion, Unicorn, Pegasus, Seahorse, Scorpion, dan lainnya. Mereka masuk lebih dalam dan melihat ada 7 ilmuwan dari pulau Spiral-Tross yang dijuluki Spitrolls, dan beberapa penjaga menjaga mereka. Di sana tampak bahwa mereka sedang bereksperimen dengan menggabungkan "DNA" makhluk di dunia fiksi. Setelah melakukan pengintaian lebih lanjut, mereka mengerti bahwa mereka ingin menciptakan monster super untuk menguasai dunia. Mereka kembali ke Lakurius dan melaporkan apa yang sebenarnya terjadi. Setelah mendengar ceritanya, kedua belah pihak setuju untuk bekerja sama dengan makhluk lain untuk bekerja sama mengalahkan Spitroll. Spitroll tidak bisa dianggap remeh karena meskipun jumlahnya sedikit, mereka memiliki s*****a yang tidak masuk akal, sehingga mereka harus pergi ke Pulau Tradistore untuk berbelanja perlengkapan perang. Mereka pergi dan membuat pernyataan perang terhadap Spitrolls. Setelah Beberapa hari kemudian, Spitrolls menerima deklarasi perang dan mengumumkan bahwa mereka bekerja sama dengan Charsment dan Sclat dan memutuskan sudah waktunya untuk berperang. Setelah beberapa minggu, hari yang ditunggu-tunggu datang. Kemudian terjadi hal yang mengejutkan, musuh datang menggunakan kapal Crassory dan menyatakan perdamaian dan akan mengembalikan semua korban penculikan. Setelah semua korban dikembalikan, mereka kembali ke tempat masing-masing. Pegasus pun merasa curiga dan diam diam melakukan pengintaian terhadap laboratorium rahasia yang mereka temukan di Devil's-Valley. Mereka melihat bahwa penelitian masih berlangsung, dan kali ini Pegasus membawa 1 kubu pasukan dan langsung menyerbu laboratorium tersebut. Para ilmuwan disandera sekaligus dijadikan tahanan untuk diinterogasi, dan mereka benar-benar berpikir bahwa mereka ingin membuat monster super untuk menguasai dunia. Kemudian para sandera dikembalikan ke Spiral-Tross dan Horelion menyuruh mereka berpura-pura "ini tidak pernah terjadi", dan jika mereka memberitahu kejadian ini maka Pegasus mengancam akan membunuh mereka dan keluarganya jika mereka memberitahu Spitrolls. Mereka juga menyelidiki laboratorium lebih lanjut. Mereka juga memberi tahu Fiksi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang kejadian ini bahwa Spitroll ingin membuat Monster Super dengan menggabungkan DNA makhluk tersebut. Kemudian UFC atau (Union of Fictional Nations) bereaksi setelah beberapa hari laporan tersebut dilaporkan. Mereka bereaksi dengan memberikan hukuman kepada Spitrolls. Yaitu "Menurunkan harga barang yang mereka ekspor ou di pulau Spiral-Tross sebesar 50% dari harga asli dan 25% untuk barang yang dijual di pulau Tardis. Bagian 4 “Hilangnya Kristal (Crased)” Suatu ketika, tiba-tiba terjadi hujan yang sangat deras, kadang karena terlalu dingin, terkadang hujan bercampur es seperti bebatuan. Seiring waktu, pulau Lacurius tertutup es dan tiba-tiba pulau itu menjadi kota es dalam sejarah di pulau Lacurius. Lalu ada seorang warga yang pergi ke tempat dukun. Dia bertanya mengapa bencana es ini terjadi, karena semua tanaman yang mereka tanam mati karena terlalu dingin, dan dukun itu menjawab, “Bencana ini adalah bencana yang terjadi karena ada yang salah dengan kristal yang hancur. Mereka pergi dan bertanya kepada penyihir apa yang sebenarnya terjadi. Penyihir itu menjawab "Ada sesuatu yang terjadi dengan Crased Crystal". Kemudian penduduk menjadi bingung karena dia bingung tentang apa itu Crased Crystal. Dia pun pergi ke perpustakaan untuk mencari buku tentang kristal yang Crased, dan dia menemukan sebuah buku tua yang menulis tentang mantra kristal. Dia juga ingin mengambil buku itu dan ternyata buku itu sangat keras dan tidak bisa ditarik. namun tanpa disangka ia tidak sengaja mendorong buku itu dan rak buku itu seketika terbuka dan terlihat sebuah terowongan gelap menuju bawah tanah. Dia pun memasuki lorong dan semakin lama lorong semakin terang, dan sepertinya 2 penyihir sedang berbicara, tanpa sengaja dia menjatuhkan botol. Penyihir itu datang dan segera menangkapnya. Penyihir itu membawanya dan mengikatnya, dan bertanya kepadanya bagaimana dia bisa sampai disana. Setelah itu, mereka pun mempercayainya. Dia bertanya kepada 2 penyihir tentang bencana yang terjadi. Penyihir itu menjawab "Semua Kristal di Kerajaan Telah Menghilang, Termasuk Kristal Utama, Kristal yang Hancur.” Berita itu sampai ke telinga raja, dan raja memerintahkan setiap orang yang menemukan kristal Crased akan diberi hadiah pelapis sayap perak. Bagian 5 "Jatuhnya Lakurius" Setelah beberapa bulan berlomba untuk menemukan kristal tersebut, seorang petani melihat sosok aneh yang berkulit gelap, tinggi, dan bermata hitam keemasan menyala. Petani itu mengejarnya dan tiba-tiba dia ditangkap. Ternyata ada beberapa vlogger yang suka jalan-jalan malam hari, dan mereka melihat kejadian tersebut dan tanpa sadar mereka merekam kejadian tersebut. Malam itu, mereka pergi ke kantor detektif dan menceritakan apa yang terjadi. Mereka juga memberikan video itu kepada para detektif. Setelah mereka melihatnya, mereka merasa bahwa itu adalah makhluk yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, dan merupakan gabungan dari beberapa makhluk. Berita ini juga sampai ke telinga raja, dan raja memerintahkan Horelion dan pasukannya untuk "Pergi ke laboratorium rahasia yang mereka temukan di kota Devils Valley". Mereka sampai dan langsung masuk ke tempat itu dan berjalan berkeliling, lalu tiba-tiba sebuah pintu besi tertutup dan menutup semua pintu keluar. Mereka juga menyadari hal ini, jadi Horelion memerintahkan mereka untuk membentuk formasi bertahan, kemudian mereka langsung disergap dari atas oleh beberapa mutan hibrida. Mereka ditangkap dan dibawa ke Pulau Spiral-Tross untuk ditahan. Mereka mengatakan bahwa mereka telah memprediksi bahwa mereka akan datang ke tempat ini. Pegasus menyadari bahwa mereka telah berhasil melakukan eksperimen dan menciptakan hibrida mutan. Berita penangkapan Horelion beredar di kalangan Pegasus dan Unicorn. Mereka pun menyatukan kekuatan untuk merebut kembali Horelion dan pasukannya. Mereka tiba di medan perang dan mereka bertempur dengan mudah selama 17 jam. Para Unicorn dan Pegasus merasa ada yang aneh karena musuh mereka begitu mudah dikalahkan. Namun benar saja, pasukan Spitross yang berpengalaman diarahkan untuk menghancurkan Lakurius dan menculik semua orang yang tidak ikut berperang, termasuk raja Unicorn, dan Raja Pegasus. Unicorn dan Pegasus berhasil merebut kembali Horelion dan pasukannya, dan raja Brasiad dari Spitross mengaku menyerah. Saat aliansi mendekati pulau Lakurius, ada asap hitam yang sangat pekat, dan semakin dekat mereka ke pulau itu, asapnya semakin tebal, dan benar saja, Pulau Lakurius sudah terbakar dan dipenuhi asap. Mereka tiba di pulau Lakurius, dan hanya tersisa puing-puing yang terbakar dan semuanya telah hilang dan mereka melihat prasasti batu yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, dan prasasti itu berbunyi "Kami telah menculik semua penduduk dan kami menjadikan mereka b***k kami, salam dari pulau Spiral-Tross". Mereka putus asa dan memutuskan untuk menyerah. Namun, saat berjalan, tanpa sengaja mereka menginjak buku mantra kristal yang ada di perpustakaan tadi. Mereka membuka buku itu dan melihat ada sebuah mantra sihir yang dapat membantu mereka membangun kembali Pulau Lakurius dan mengalahkan para Spitroll. Mereka pun menceritakan buku tersebut kepada yang lain namun mereka semua masih putus asa “Andai Saja Ksatria Leluhur Membantu Kita” kata para prajurit, tetapi karena merasa buku tersebut suatu saat akan berguna, sehingga mereka menyimpan buku tersebut. Namun Mereka masih menyerah dan kehilangan harapan, serta menjadi b***k di pulau Spiral-Tross. Bagian 6 "Ksatria Agung" Di hari yang suram, para pegasus menghabiskan waktu mereka untuk bekerja sebagai b***k. Para b***k memiliki tugas yang berbeda beda, ada yang bekerja sebagai petani, penambang, tentara, asisten rumah tangga, dan sebagainya. Mereka bekerja pagi siang malam tanpa bayaran yang sama sekali tidak sepadan dengan apa yang mereka kerjakan. Di suatu saat di siang yang terik saat sedang beristirahat, seorang tentara pegasus yang sebelumnya ikut berperang melawan Spitrol. Dia mengingat bahwa ia dan temanya pernah menyimpan buku mantra yang ditemukan di puing puing. Pemuda itu pun pergi dan mengajak temannya untuk mengambil buku itu yang mereka simpan di dekat perbatasan kota. Mereka mengambil buku tersebut dan terbang kembali ke tempat tinggal mereka. Mereka membaca buku itu namun mereka tidak mengerti isi buku itu dan memutuskan untuk berhenti membaca, karena semakin mereka membaca buku itu mereka semakin tidak mengerti. Jam kerja pun berbunyi, mereka cepat cepat menaruh buku itu di bawah kasur dan pergi untuk lanjut bekerja. Orial pun memasuki kamar itu dan memeriksanya. Saat ia melihat di bawah kasur, ia tanpa sengaja melihat sebuah buku yang bertuliskan “Buku Mantra Kristal”. Ia pun membaca buku itu, dan rupanya ia sedikit mengerti tentang apa yang dituliskan di buku itu. Malam pun tiba, Horelion, dan Orial, ditugaskan oleh raja Brasiad untuk pergi ke Pulau Horsye untuk mengambil bubuk mesiu dan beberapa barang lainya pada saat fajar, dan diberikan waktu 2 minggu. Fajar pun menyingsing, mereka pun pergi dan meninggalkan Spiral-Tross. Pada saat diperjalanan mereka tanpa sengaja disergap oleh sosok aneh bertopeng, dan tampaknya mereka adalah bandit. Mereka dibawa ke markas mereka, mereka sempat diinterogasi dan ditanyai beberapa hal mengenai “siapa mereka, dari mana mereka berasal, dan apa tujuan mereka”. Setelah diinterogasi mereka ditinggalkan di sebuah ruangan selama 2 jam, para bandit pun masuk ke ruangan itu dan mengeluarkan mereka dari ruangan itu. Mereka dibawa ke ruang makan, dan mereka dijamu oleh makanan yang berlimpah. Di satu saat pun mereka serentak membuka topeng mereka dan ternyata mereka adalah Pegasus. Setelah berbincang bincang mereka memberitahu bahwa sebenarnya mereka semua adalah mantan ksatria Pegasus yang diasingkan. Mereka sempat mengaku bahwa sebenarnya mereka dituduh oleh raja bahwa mereka telah melakukan pengkhianatan. Mereka pun diasingkan dan mereka memutuskan untuk membuat aliansi bersama untuk tetap bertahan hidup. Setelah Horelion dan Orial mendengar cerita itu mereka merasa iba dan mereka ingin memberitahu siapa sebenarnya mereka, namun sebelum mereka memberitahu mereka ternyata sudah mengetahui siapa mereka sebelumnya. Mereka mengetahui siapa mereka karena melihat ada cap khusus di pelapis sayap mereka. Setelah berbincang bincang mereka pun membahas tentang jatuhnya Lakurius, Para mantan ksatria menjawab “bahwa sepertinya mustahil untuk membangun lagi Lakurius tanpa buku mantra yang tersimpan di suatu tempat”, dengan sigap Orial langsung mengeluarkan buku mantra yang ia temukan di bawah kasur dan memberikanya kepada para tetua. Akhirnya mereka bersepakat untuk membangun lagi Lakurius bersama di malam itu. Mereka bersama mencari beberapa kristal di goa untuk digabungkan dan menjadi sebuah kristal yang bernama “Buildon”, Buildon adalah kristal pembangun yang bisa memunculkan cetak biru dari bangunan apapun dalam sekejap. Mereka pun pulang dan beristirahat dan menunggu fajar tiba. Bagian 7 “Kembalinya Ksatria Leluhur & Kembalinya Lakurius” Matahari pun terbit, dan mereka semua bangun dan bersiap. Setelah mereka bersiap mereka pergi ke sebuah sungai di pinggir pulau Sky-Heaven. mereka pergi kesana untuk mengambil air suci yang konon katanya jika air itu digabungkan dengan kristal apapun kristal itu akan bertambah kuat dua kali lipat dari sebelumnya (Menurut; Sejarah Para Pegasus). Setelah mereka mengambil air dari sungai itu mereka kembali ke markas dan mengambil sarung tangan khusus untuk memegang kristal itu. Setelah itu mereka langsung berangkat dari markas mereka. Setelah 1 jam perjalanan mereka pun sampai di pulau Lakurius. Mereka pun meratapi kehancuran itu dengan sangat, setelah mereka meratapi kehancuran itu mereka pergi ke sebuah goa di dekat bukit Kaloa di pinggiran pulau lakurius. Bukit itu masih asri dan belum terjamah oleh makhluk apapun. Setelah sampai di bukit mereka mendaki bukit itu dan menuruninya, dan akhirnya mereka sampai di goa yang dimaksud, pintu masuk goa itu berada di bawah pohon besar yang usianya berumur 7458 tahun lamanya. Pohon itu berukuran sangat besar dan kira kira tingginya mencapai 50 meter. Setelah melihat keindahan pohon itu mereka pun masuk, dan Horelion dan Orial terkejut saat mereka masuk karena itu adalah kali pertama mereka masuk ke goa seperti itu. Goa ini dinamai “Goa Poiter” goa itu kira kira sudah berumur lima puluh ribu tahun, dan ditemukan pertama kali oleh keturunan pertama dari Pegasus yaitu keturunan “Kwers”. Mereka pun memasuki goa itu semakin dalam dan semakin dalam mereka merasakan aura yang aneh yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya dari dalam goa. Akhirnya mereka menemukan pintu besar yang tingginya mencapai 5 meter dan lebarnya mencapai 3 meter. Mereka membuka pintu itu dan seketika pintu itu terbuka dan terlihat ada puluhan ksatria leluhur yang sedang dalam proses hibernasi di dalam tabung itu. Mereka dengan pelan memasuki ruangan itu dan menutup kembali pintu itu dan sang tetua menekan sebuah tombol yang terbuat dari kayu. Setelah tombol itu ditekan terlihat sebuah tulisan kuno yang berarti “akan ada seorang ksatria muda berhati mulia bernama Horelion yang membangunkan para ksatria leluhur pada waktunya”. Setelah itu pun Horelion Sadar bahwa ia adalah ksatria pilihan untuk membangunkan para ksatria leluhur. Ia pun melihat sebuah lobang kunci berbentuk lonjong di lantai, dan dengan yakin ia menancapkan pedangnya ke lobang itu dan seketika suara gemuruh pun terdengar dan terdengar suara yang berseru “Bangkitlah Para Ksatria Ini Waktunya bagi kita untuk bangkit dan menunjukan siapa sebenarnya kita, dan seketika tabung tabung yang ada di sana serentak terbuka dan bangkit para Pegasus yang berhibernasi dan mereka berdiri dan berbaris di satu tempat dalam kondisi mata tertutup. Mereka pun membuka mata mereka dan mereka pun sadar dan mereka langsung berpelukan satu sama lain, mereka pun melihat ke arah Horelion dan mereka bertanya, “apa anak muda ini yang diutus untuk membangunkan kita?”. Seketika terlihat sebuah Pegasus yang sudah berumur 7458 tahun, Ia memperkenalkan dirinya “Saya adalah Pegasus penjaga goa ini saya dilahirkan tepat saat goa ini ditemukan, dan Inilah ksatria muda yang bernama Horelion yang ditugaskan membangkitkan kalian semua”. Mereka pun sujud di hadapan Horelion dan Horelion pun merasa ada sesuatu yang aneh dia berpikiran bahwa mereka berlutut di hadapannya karena ia berpikir mereka menganggap Horelion adalah yang terpilih, namun tebakannya salah Horelion pun melihat ke arah belakang dan melihat beberapa Pegasus bertubuh besar dan menggunakan pakaian layaknya seperti raja. Setelah beberapa waktu Horelion mengamati Pegasus itu, ia pun sadar bahwa di Pegasus yang berdiri di hadapannya adalah raja Leluhur yang pernah tercatat di dalam sejarah, dan dengan sigap ia pun tunduk di hadapan mereka kelima raja itu. Para Raja pun menaiki tangga dan seketika menghilang. Setelah para raja meninggalkan ruangan itu, Horelion ingin mengejarnya, namun penyihir berkata “Jangan mengejar mereka, percuma saja mereka memiliki kekuatan spesial yang diberikan turun temurun, jangan pernah mengikuti mereka jika, karena mereka bisa membuatmu tersesat”. Horelion pun berhenti mengejar dan bertanya “Apa yang harus dilakukan sekarang ini”? Penyihir itu seketika hangus menjadi debu dan menghilang, semuanya langsung terkejut dan seketika terjadi gempa dan tembok yang berada di dekat pintu masuk terbelah, dan terlihat ternyata ada suatu ruangan di balik tembok itu, karena penasaran mereka semua pun ingin memasuki ruangan itu namun ternyata ada tembok tidak terlihat yang menghalangi pintu masuk semuanya pun dengan sekeras tenaga mendobrak tembok itu namun tembok itu terlalu kuat untuk dihancurkan. Horelion pun menyuruh semuanya untuk tenang dan horelion mencoba menyentuh tembok itu dan seketika terjadi ledakan gelombang kejut dan semuanya terlempar, dan seketika waktu berhenti. Horelion pun bangkit dan mencoba melambai lambaikan sayap kepada yang lain namun Horelion sadar bahwa waktu sedang berhenti. Ia pun melihat ruangan yang tadi dan mencoba menyentuhnya, tanpa ia sadari ternyata tangannya dapat menembus tembok tak terlihat itu dan perlahan ia mencoba masuk dan akhirnya ia dapat menembus tembok itu, dan ia melihat ada 12 batu berbentuk seperti mimbar dan terdapat lobang berbentuk seperti layang layang di setiap mimbarnya, Di setiap mimbar terdapat beberapa tulisan tulisan yang menjelaskan tentang kristal, dan ia melihat ada deskripsi yang kriterianya sama dengan kristal buildon, ia pun yakin bahwa lobang di setiap mimbar itu untuk diisi oleh setiap kristal, merasa yakin Horelion langsung menaruh kristal buildon di mimbar yang terletak di paling kanan. Ia pun menaruh kristal itu dan tiba tiba terjadi ledakan lagi dan Horelion pun terpental, dan ia pun tersadar dan melihat waktu sudah kembali berjalan, dan mereka semua berbondong bondong keluar dari goa dan melihat bahwa semua puing puing di Lakurius sudah menghilang dari pandangan mereka, yang mereka lihat hanyalah semua bangunan yang sudah hancur kembali terbentuk dalam sekejap. Mereka pun bersorak sorak dan merayakan pesta di istana raja, malam pun tiba mereka kembali ke markas mereka dan mereka memutuskan berpisah. Bagian 8 “Pembalasan Dendam & Penangkapan Raja” Namun cerita tak akan berhenti sampai disitu saja, Horelion masih mempunyai tekad untuk balas dendam terhadap Spitrol karena telah memperbudak penduduk lakurius serta menghancurkan lakurius. Setelah lama memutar otak, Horelion pun menemukan ide cemerlang. Pada pagi hari, Horelion meminta bantuan para ksatria lain untuk membalaskan dendam mereka. Tetapi Orial mengingatkan Herlion bahwa ia juga ingin balas dendam kepada raja karena sang raja telah menuduh beberapa ksatria lain sehingga mereka diasingkan. Horelion dan para ksatria lain mempertimbangkan hal tersebut, mereka pun setuju. Ada beberapa yang menangkap raja, ada beberapa yang melakukan pembalasan dendam. Orial memimpin tim penangkapan raja, Horelion memimpin tim pembalasan dendam. Orial dan tim bergegas menuju istana, sedangkan Horelion menuju bersama ksatria leluhur menuju Spirall-Tross untuk merebut semua penduduk mereka kembali. Tak lupa Orial menuju markas terlebih dahulu untuk menjumput para ksatria yang diasingkan sebagai bukti dari kekejaman raja. Setelah selesai menjemput, mereka pun bergegas ke istana. Para penjaga memberikan mereka izin untuk masuk karena mereka beralasan ada keperluan mendesak bersama raja. Ketika berhasil masuk, raja sontak kaget dengan kedatangan mereka, sempat raja memerintahkan penjaga untuk menangkap dan mengeksekusi mereka, karena mereka membawa para ksatria terasingkan dan raja takut bukti kekejaman nya terungkap. Untungnya, para ksatria masih cukup kuat untuk mengalahkan para penjaga. Akhirnya tak ada jalan lain bagi raja selain mengakui hal k**i yang telah ia lakukan kepada para ksatria terasingkan. Dengan cepat Orial memerintahkan tim nya untuk mengeksekusi raja. Selesai itu Orial menuju ke Spiral-Tross untuk membantu Horelion. Syukurlah Orial tiba tepat waktu. Karena Horelion dan tim merasa kesusahan dalam melawan para spitroll. Setelah sekitar 2 jam mereka melawan para Spitroll, mereka pun berhasil. Namun sayangnya kali ini para ksatria dan penduduk lakurius tak bisa mengadakan pesta seperti sebelum nya, karena ada salah satu dari ksatria terasingkan yang meninggal akibat luka serius dan tidak cepat ditangani. Akhirnya para penduduk dan ksatria, membopong sang ksatria terasingkan ke istana untuk dikubur. Mereka mengubur sang ksatria tepat di samping istana dan dengan berat hati mereka melepas kepergian sang ksatria. Bagian 9 “Pencarian Kristal Yang Hilang” Beberapa hari setelah peperangan melawan Spitroll, Horelion berencana untuk berkelana mencari pengganti kristal kristal yang hilang sebelumnya. Setelah meminta izin kepada rakyatnya ia pun pergi bersama Orial menuju markas Ksatria yang diasingkan, setelah mereka sampai mereka sempat bernegosiasi panjang lebar namun karena Horelion menawarkan para ksatria untuk kembali ke Lakurius dan menjadi ksatria yang melindungi rakyat dan penduduknya, mereka pun setuju untuk membantu Horelion dan Orial mencari kristal kristal yang hilang. Setelah menyiapkan keperluan mereka mereka akhirnya pergi terbang tinggi menuju Sky-Heaven untuk mencari ikan suci yang konon katanya ikan ini dapat menuntun mereka menuju kristal air terdekat. Mereka pun sampai di Sky-Heaven dan tiba di sebuah danau, dan mereka melihat banyak sekali jenis ikan di sana, dan akhirnya mereka menemukan jenis ikan yang mereka cari. Setelah itu mereka menangkap ikan itu dan dimasukan ke dalam kantong sakti yang dapat menyimpan apapun di dalamnya. Mereka itu pun membawa ikan itu ke dalam laut yang berada di Dawning-Atlantis, mereka pun melepaskan ikan itu dan mengucapkan mantra khusus, dan seketika ikan itu langsung berenang ke dasar dengan diikuti para Pegasus. Setelah beberapa waktu akhirnya ikan itu berhenti dan mereka langsung menggali di bawah dimana tempat ikan itu berhenti. Mereka pun mendapat kan kristal watring dan beruntungnya mereka juga menemukan kristal alam yaitu kristal “naturity” yang berguna sebagai menjaga keseimbangan alam. Selanjutnya mereka pergi ke dermaga Crassory untuk membeli beberapa ikan untuk dimasak dan dimakan, setelah beristirahat mereka pergi lagi ke goa raksasa yang berada di High-Stone untuk mencari beberapa batu Cowmil (Baca: Komil) dan dibakar menjadi batu casedral dan menyiramnya dengan air dari sungai di Sky-Heaven dan menjadi kristal Defent (Baca: Defen) yang berfungsi sebagai kristal yang mempertahankan pertahanan kota. Selanjutnya mereka pergi ke kota Horsye dan menyelesaikan tugas khusus untuk mendapatkan kristal Strengdhing (Baca: Strengding) yang berguna untuk meningkatkan kinerja para Pegasus dalam pekerjaan sehari hari. Untuk mendapatkan kristal strengdhing mereka diberi tuga untuk menghancurkan sarang venom yang berada di timur dari kota Horsye. Mereka pun menyelesaikan tugas itu dengan sangat mudah tanpa kesulitan sedikitpun, setelah mereka memberikan cangkang telur dari venom kepada raja Hosire (Baca: Hosaier) raja pun memberikan kristal strengdhing kepada mereka. Mereka pun pergi meninggalkan Horsye dan pergi ke pulau Tradis dan membeli beberapa kristal, yaitu kristal wheatred (Baca: Witdred) yang berfungsi sebagai pengatur cuaca, kristal crosyal (Baca: Krosial) yang berfungsi untuk memberikan aura kebijaksanaan di istana, kristal cheerfloud (Baca: shirflaud) yang berfungsi untuk memberikan kedamaian di kerajaan tersebut, dengan harga yang sangat mahal. Malam pun tiba dan mereka memutuskan untuk pergi ke kota Snowy-Claw untuk bermalam di sana. Fajar pun tiba dan mereka pergi ke toko roti untuk membeli roti dan memakannya, setelah itu mereka pun melanjutkan perjalanan mereka ke pulau Devil’s-Corepad untuk membeli kristal spirit yang berfungsi sebagai penjaga dunia orang mati dan dunia orang hidup dan juga kristal anti devil yang berguna untuk menjauhkan roh roh jahat. Setelah itu mereka pun pergi ke lautan ke-2 untuk melawan the kraken dan mendapatkan kristal goddesy (Baca: gadesi) yang berfungsi untuk memberikan kekuatan khusus kepada raja dan ke-3 kristal lainnya. Setelah mendapatkan ke-12 kristal itu mereka pun kembali dan ke Lakurius dan menaruh semua kristal itu di goa Poiter, dan akhirnya pulau Lakurius dapat kembali menjadi pulau tropis dan kehidupan di Lakurius menjadi tenteram kembali.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Menyala Istri Sah!

read
3.7K
bc

Trapped in My Future Boss

read
3.2K
bc

Putri Zhou, Permaisuri Ajaib.

read
8.8K
bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
8.5K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
53.2K
bc

(Bukan) Cinta yang Diinginkan

read
9.5K
bc

OM DEWA [LENGKAP]

read
6.5K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook