Bab 28 Menuggu Kepastian

1110 Words

Perjalan dari Bandara sampai rumah sakit hanya ditemani keheingan, Frida belum bisa memeberikan jawaban atas pertanyaan Emira, dirinya juga bahkan belum menegatakan musibah yang telah menimpa ayah anak itu. Dia hanya tidak tega melihat binar mata ceria Emira jadi meredup, berganti dengan tatapan penuh kesedihan, kalau mendengar papanya sedang tidak baik-baik saja. Ya mungkin tidak untuk saat ini, toh nanti Emira juga tetap tahu akan kondisi papanya. Tapi, paling tidak Emira sudah bersama oma juga opanya ketika mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. "Oma ...." Lengkingan suara Emira memenuhi lorong yang menuju ruang ICU. Reiga sudah selesai menjalani operasi pengangkatan proyektil. Tapi, kondisinya masih belum sadar. Ada pecahan peluru yang belum bisa terambil, masih harus menunggu dokt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD