Bab 26 Pesan Abah

734 Words

Bab 26 Pesan Abah   Gerry hari ini tidak berangkat ke kantor karena memang mendapatkan cuti setelah menemani Yuna ke Jakarta. Ia duduk di bale depan setelah mandi kemudian terdiam di sana tanpa melakukan apapun. Giva tadi sudah izin pergi ke warung nasi Ibu Putu untuk membeli nasi dan lauk pauk.      Kembalinya Giva ke rumah, anehnya membuat Gerry tak tenang. Ia sudah menyadari perubahan wajah Giva yang cemberut sejak pagi tadi.      “Gi!” Gerry mencoba menghampiri Giva yang sedang melepaskan sandalnya yang berwarna kuning di depan bangunan rumah. “Kamu marah ya gara-gara tadi malam.”      “Enggak. Aku cuma enggak nyangka saja kamu sama sekali enggak peduli sama hubungan pribadi kamu dengan Tuhan kamu. Kamu muslim tapi kenapa kamu enggak mau sholat sih, Ger? Tunggu mau mati dulu kah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD