Bab 37 Perpisahan Hari yang menyenangkan selalu saja datang dengan begitu cepat. Seperti kemarin, saat Giva dan Gerry memutuskan jalan bersama ke arena bermain di mall dari pagi sampai siang hari, kemudian mereka melanjutkan kebersamaan mereka di Ancol. Duduk di sekitar pantai yang bagi mereka tak akan bisa disamakan dengan pantai yang hampir setengah tahun lalu sering mereka datangi di Bali. Sehari mereka lalui dengan canda tawa, saling bergurau satu sama lain. Tidak ada yang ketus lagi dan tidak ada yang merengek meminta maaf lagi. Giva benar-benar sudah kembali seperti sedia kala sejak malam itu, membuat Gerry makin yakin ucapan sang ibu benar. Giva bersikap ketus kepadanya hanya karena sedang sensitif gara-gara sedang hamil. “Ger, kamu yakin mau pakai itu?” Giva menga

