BAB 107

1108 Words

Rachel membuka matanya perlahan, ia merasa jauh lebih baik, hanya tubuhnya saja yang masih terasa sangat lemah. Wanita itu memerhatikan sekitar, dan ia cukup kaget saat dirinya sudah berada di rumah sakit. Wanita itu berusaha untuk duduk, tetapi sialnya ia tak bisa. Matanya langsung menatap ke arah pintu, dan kaget kala melihat seorang pria tampan sudah berada di sana. Pria itu adalah Danieru, kekasih dan pujaan hatinya. Ada rasa marah jika mengingat kejadian saat ia terkurung di kamar, tapi … ada juga rasa senang karena Danieru adalah orang pertama yang terlihat kala membuka mata. “Rachel, tetap berbaring, dan jangan membantah.” Rachel yang mendengar ucapan calon suaminya segera berbaring lagi, ia masih belum bicara. Jika terlalu lugu dan memaafkan Danieru begitu saja, maka pria itu ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD