30-Tiga Kata

1549 Words

Brak!! “Sakit, Ver!!!” Rensha berjalan mengimbangi langkah lebar Verza. Satu tangannya berusaha melepas cekalan suaminya, tapi cekalan itu makin mengerat membuat pergelangan tangannya perih. “Gue, kan, udah bilang, Ren!! Jangan deket-deket sama Gilbert!! Apa sih mau lo!!” teriak Verza setelah itu melepas cekalannya. Verza bertolak pinggang dengan napas naik turun. Dia memperhatikan Rensha yang menunduk sambil memegangi pergelangan tangan kiri itu. Pandangannya lalu tertuju ke tangan Rensha yang memerah. Rasa bersalah seketika melingkupinya. “Sakit nggak, Ren?” tanyanya retoris. “Lo pikir merah dan berbekas gini nggak sakit?” tanya Rensha balik sambil menunjukkan pergelangan tangannya yang memerah. “Lo ngapain nyeret terus bawa gue ke apartemen?” tanyanya. “Gue pengen tidur di rumah! B

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD