Bab 10 Siapa Sagara?

1038 Words

“Apakah ini sebuah lamaran?” Sabrina tampak malu-malu. Sagara yang sedari tadi duduk tegak di motor kemudian menyetandarkan kendaraan roda dua itu dan membuka helmnya. Rambutnya yang sedikit berantakan dia sampirkan ke telinga. Dia lalu turun dari motornya. Postur tubuhnya yang sangat tinggi berdiri tepat di pinggir motornya yang juga tinggi. Sagara mengulum senyum sebelum memulai kalimatnya. “Apakah kedengarannya seperti itu? Jika, iya … berarti memang itu sebuah lamaran,” ucapnya sedikit salah tingkah. Tangannya menggaruk tengkuknya yanng tak gatal. Seumur-umur, belum pernah dia mengajak hal serius pada seorang wanita, apalagi wanita yang belum lama dikenalnya. Sabrina pun sama. Entah kenapa dia merasa seperti anak remaja yang baru saja ditembak teman lelakinya. Dia sesekali menu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD