Sayup-sayup suara kicauan burung terdengar, masuk ke gendang telinga Zeta yang masih terpejam. Berharap ini masih pagi nyatanya matahari sudah berada hampir di atas. Zeta membuka matanya melihat jam dinding pukul delapan. Ia dilemma mengingat janjiannya dengan Genta hari ini, akankah lelaki benar-benar datang menjemputnya atau hanya sekedar bualan saja. Zeta kembali mengingat raut wajah Genta yang dingin tanpa ada sebuah candaan disana, Zeta yakin jika lelaki itu serius untuk mengajaknya bertemu. Zeta memutuskan beranjak dari tempat tidurnya untuk segera mandi. Barangkali lelaki itu serius untuk mengajaknya bertemu. Mila masuk ke kamar sang buah hati berniat untuk membangunkan namun rupanya guyuran air dari dalam kamar mandi datang menyambutnya. Mila heran, tumben sekali Zeta mandi di

