KLISE

1150 Words

Menjadi langganan setiap hari sebelum pulang, Zeta akan muntah-muntah di toilet terlebih dahulu. Benar-benar hadirnya janin dalam kandungannya membuatnya merasa lemas dan merasakan bagaimana kodratnya seorang perempuan. Genta memejamkan matanya, sebelum pulang ia selalu melihat wajah pucat Zeta yang lemas sehabis dari toilet, ia tak kuasa lebih tepatnya. Zeta meneguk air minum memberikan energi dalam tubuhnya, Genta menghampiri Zeta yang sedang minum. Beruntung suasana kantor sudah sepi membuat Genta memiliki keberanian untuk sekedar berbicara dengan Zeta. Lebih tepatnya ia menghindari beberapa gossip. “Besok…” Ucapan Genta menggantung, lelaki itu menggaruk tengkuknya seperti menahan malu di depan Zeta yang justru dengan seksama menunggu apa yang akan diucapkan Genta kepadanya. “Mar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD