Rafael sedang sibuk bekerja di kantornya. Beberapa hari ini pekerjaannya memang sangat banyak dikarenakan bisnisnya yang terus berkembang pesat. Ia masih sibuk membaca dan menandatangani berkas bersama Mark saat ini. Meski jam sudah menunjukkan makan siang, namun Rafael masih tetap bekerja. Padahal Mark sudah mengingatkannya berkali-kali, namun Rafael tak kunjung makan. Hingga muncullah suatu ide yang akan membuat Rafael makan saat itu juga. Ia menelepon Ansel dan mengatakan padanya untuk mengingatkan Rafael untuk makan siang. Sebuah dentingan pesan terdengar di ponsel Rafael. Namun, Rafael tak kunjung melihatnya karena terus fokus pada pekerjaannya. Lagi dan lagi, dentingan pesan itu pun mulai terdengar lagi hingga membuat Rafael merasa terganggu. Rafael langsung melihat si pengirim

