Tatapan Kebencian

1273 Words

"Kau... kau adalah sumber kelemahan ini... kau yang membuatnya mengingat... kau akan membayar untuk harapan palsu ini..." Suara dingin dan penuh kebencian dari bayangan kegelapan itu menusuk jantung Bayu seperti tombak es. Matanya yang membara menatap Bayu dengan intensitas yang mengancam, seolah siap mencabut nyawanya saat itu juga. Bayu merasakan hawa dingin yang merayapi tulang punggungnya, tetapi ia tidak gentar. Ia berdiri tegak di samping Senja, melindunginya dengan tubuhnya. "Elara tidak lemah! Dia hanya terluka! Dan kami tidak akan menyerah untuk membawanya kembali! Kau... kau hanyalah sisa-sisa rasa sakit dan keputusasaan! Kau tidak berhak menahannya dalam kegelapan!" Bayangan itu mendesis marah, auranya semakin pekat. Ia mengulurkan tangannya yang gelap, dan energi kehampaan mu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD