Mata Utusan Kegelapan menyala merah penuh tekad saat tangannya terulur cepat menuju artefak berkilauan yang tersembunyi di antara gumpalan lendir pelangi muntahan Chef Glorpax yang kini tampak seperti lukisan surealis yang menjijikkan. Arya bergerak secepat kilat pula, tangannya terulur untuk meraih artefak yang sama. Jari-jari mereka hampir bersentuhan di tengah kekacauan warna-warni yang menjijikkan itu. "Jangan harap, b******k! Artefak ini akan menjadi kunci kehancuran kalian!" geram Utusan Kegelapan, napasnya berbau sulfur dan keputusasaan. "Kau salah! Artefak ini mungkin kunci untuk menghentikanmu!" balas Arya sengit, matanya memancarkan tekad yang sama. Tiba-tiba, tentakel lengket Chef Glorpax menyambar pergelangan tangan Utusan Kegelapan dengan kecepatan tak terduga – SWHAP! Makh

