“Kleeppp....” Seseorang menangkap tanganku dalam kegelapan ini. “Si... siapa kamu?” Aku langsung panik. Aku tidak bisa melihat siapakah yang sedang menggenggam tanganku ini dengan sangat kuat. Aku pun langsung menarik tangannya itu dengan tanganku yang satu lagi. Aku rasakan tubuh kekar miliknya. Aku yakin, dia ini seorang laki- laki. Padahal, awalnya aku pikir Ayah akan menguji diriku dengan seorang perempuan. Namun ternyata, aku harus berhadapan dengan seorang laki- laki yang sangat gagah ini. Apa yang sebenarnya Ayah ingin lakukan? “Siapa kamu?! Lepaskan aku?” Aku meronta- ronta berusaha menarik tangan yang dia pegang itu. Namun tenaganya begitu kuat. Sehingga, dia tidak bergeser sama sekali dari posisinya semula. Aku juga mulai merasa sakit pada pergelangan tangan yang dia cengkra

