“Enggak mau. Pokoknya, aku tetap mau mama ambilin boneka itu sekarang.” Seorang anak kecil terus merengek minta mamanya melakukan sesuatu yang dia inginkan. “Tapi sayang, mesin pengambil bonekanya rusak.” Perempuan itu terus membujuk anaknya, agar tidak terus menangis. Tidak ada yang bisa dia lakukan. Mesin itu memang salah satu benda yang menjadi sasaran si pembuat onar tadi. Berkali- kali, dia melayangkan tinjunya dan mengenai mesin mengambil boneka itu. Aku juga melihat sedikit retakan di kaca samping mesin tersebut. Hanya saja, tidak sampai pecah dan hancur. Kalau dugaanku benar, pasti ada salah satu kabel yang lepas. Atau kalau tidak, pasti ada yang bergeser dan tidak berada di tempatnya. “Enggak mau ma. Aku enggak mau besok- besok. Mama pasti enggak bisa lagi besok. Aku maunya sek

