“Tok... tok....” Sayup- sayup aku mendengar suara orang yang mengetuk pintu. Saat aku sudah sadar sepenuhnya, aku baru tahu bahwa aku sudah berada di dalam kamar tidurku. Padahal, aku sangat ingat tempat terakhir aku berada. “Kamu sudah bangun?” tanya Rendy yang membawakan secangkir minuman dan beberapa makanan. “Mmmm....” Aku menjawabnya dengan gumaman saja. “Bagaimana kabar kamu pagi ini?” tanya Rendy lagi. “Aku enggak papa,” jawabku berusaha menunjukkan diriku memang baik- baik saja. Padahal, kepalaku masih sangat terasa berat. Aku juga masih sangat sadar dengan yang aku alami tadi malam. Aku yang tidak pernah mengalami hal itu sebelumnya, juga merasa bingung dengan kondisiku saat itu. Bagaimana mungkin, diriku juga akan mengalami hal yang sama saat aku bersentuhan dengan seorang

