Melihat Regan duduk sembari mencakari pahanya yang telah berdarah, Yelena langsung berlari menuju wanita itu. Yelena menarik pergelangan tangan Regan, berusaha menahannya untuk kembali mencakari pahanya sendiri. Edward dan Drystan ikut menyusul. Drystan bahkan sempat berjengit dan merasa merinding melihat bekas cakaran yang memar dan mengeluarkan darah dip aha Regan. Wanita itu berteriak dan berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Yelena, menggeliat, dan menarik-narik dengan kasar hingga Yelena kewalahan. “Tolong bantu saya!” seru Yelena panik. Edward dan Drystan saling berpandangan sebentar, dan langsung membantu memegangi tubuh Regan sementara Yelena terus menahan gerakan kedua tangan wanita itu. ketiganya beramai-ramai menggotong tubuh Regan yang terus menggeliat dan memberontak

