F50

1347 Words

Agatha mengerjabkan matanya beberapa kali saat sinar matahari yang masuk melewati cela gorden kamar menganggu tidurnya. Agatha melihat ke arah sebuah tangan yang melingkar di perutnya. Ia tersenyum. Perlahan agatha membalik tubuhnya agar menghadap pria yang telah menjadi suaminya itu. Agatha memperhatikan setiap lekuk wajah diaz yang terlihat tegas. Satu kecupan ia berikan dibibir merah alami itu. Namun tak membuat sang empu terganggu dari tidurnya. Agatha tertawa kecil saat diaz tetap terlelap. Mungkin diaz kelelahan. Muncul ide jahil di kepalanya. Agatha kembali mendekatkan bibirnya pada bibir diaz dan mengecupnya singkat. Tak ada pergerakan membuat agatha semakin gemas. Agatha sedikit bangkit dengan bertompang pada salah satu sikunya. Ia mengecup pipi diaz dan diaz malah semakin ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD