111. Rumah Sakit

1206 Words

PRANG! "Astaghfirullah ... Ibu!" Putri yang baru saja keluar dari kamar, terkejut saat mendengar suara barang yang jatuh dan pecah. Segera ia mendekati Lisna yang berdiri di dekat meja makan. "Ibu gak apa-apa?" "Gak apa-apa, Putri. Ibu cuma gak sengaja nyenggol gelas." "Ya udah. Ibu duduk dulu aja di sini. Jangan ke mana-mana. Biar aku bersihkan dulu pecahan kacanya." Lisna kembali duduk di kursi makan. "Maaf, Put. Ibu ngerepotin kamu padahal kamu mau berangkat." "Gak apa-apa, Bu. Aku justru kaget. takut ibu kenapa-kenapa. Sebentar aku ambil sapu dulu." Gadis itu berlalu. Lisna yang duduk diam di kursi makan, meraba dadda. Tiba-tiba saja perasaannya tidak nyaman. "Ada apa ini? Kenapa perasaan aku jadi gak enak," gumamnya. "Put, bisa tolong ambilkan handphone ibu di kamar? Ibu mau te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD