Keputusan besar

2165 Words

Sekali lagi Sisil hanya bisa mendesah berat saat dia harus mengambil keputusan besar itu. Bukan soal biaya operasi ayahnya, rencana renovasi rumah, tagihan credit carednya, belum sisa hutangnya yang masih menumpuk, benar-benar membuatnya stress.   “Mah, udah nggak usah...Mama simpen aja ya, Sisil masih ada uang ckup kok buat biaya operasi Papa,” kata Sisil yang kembali menyerahkan perhiasan milik ibunya.   Melihat anaknya menolak apa yang dia berikan, tidak serta merta membuat sang ibu percaya begitu saja, dia masih mencoba untuk membantu meringankan beban anaknya. “Tapi Sil, kalau kamu memang nggak ada nggak papa, pake aja, Mama nggak mau kamu menanggung beban keluarga sendirian, Mama pengen bisa bantu kamu Sil...”   Sisil mengulas senyumnya, memperlihatkan betapa saat ini dia sedan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD