Babak Telungpuluh Enem (36)

1895 Words

Queeny pov Sepanjang perjalanan gue tak sanggup memikirkan apapun.  Gue syok!  Mengapa selama ini Papa menyembunyikan penyakitnya dari gue?  Dan gue yang tak tahu apapun justru membencinya!  Belakangan ini hubungan gue dengan Papa memang memburuk.  Dean seperti mengerti apa yang gue rasakan.  Dia memegang tangan gue, seakan ingin menyalurkan kekuatannya. "Dean, lo udah tau ini sejak lama, kan?" tanya gue curiga. "Cukup lama.  Tapi Papa memintaku tak memberitahumu dulu." "Sampai kapan?  Sampai Papa sekarat begini baru gue dikasih tau?" sindir gue kesal. Airmata gue mulai mengalir tanpa bisa dikendalikan lagi. "Mengapa kalian selalu menipu gue terus menerus?!" "Maafkan aku, Queeny.  Selama ini aku mengharap Papamu lah yang akan menjelaskan semuanya padamu.  Dialah yang berhak mengataka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD