Bab 50-Pemakaman

1279 Words

"Mbak Syifa," ucap Annisa adik Baihaqi sembari memeluk Syifa begitu ustazah cantik itu sampai di depan ruang ICU bersama Kiai Iskandar. Sedangkan Furqon, masih di luar rumah sakit mencari nasi bungkus untuk adik-adik Baihaqi. Ustaz tampan itu yakin kalau Annisa dan dua adik kembarnya pasti belum makan. Annisa yang masih duduk di bangku kuliah semester dua itu tak kuasa menahan tangis tatkala mendapati ibu dan kakak sulungnya terbaring lemah dalam keadaan kritis di ruang ICU. Saudara Baihaqi yang lain, si kembar Eva dan Evi yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas juga tak jauh beda dengan Annisa. Mereka tak hentinya menangis. Selama ini, Marlina dan Baihaqi adalah tulang punggung keluarga. Selama ini keduanya lah yang mencari maisyah untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Lalu bagai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD