Bab 49-Kabar Duka

1307 Words

"Abiii," panggil Abel saat Furqon sedang menyimak bacaan Al Qur'an Ana di kamar bakda Magrib. "Iya, Sayang. Sini duduk dekat Abi." Furqon menepuk sisi ranjang yang kosong sebagai isyarat agar Abel duduk di tempat itu. "Abi lagi ngapain? Kok Abel ditinggal sendiri?" tanya Abel cemberut. Rupanya gadis kecil itu cemburu pada bundanya. "Abi lagi ngajarin Bunda mengaji, Sayang. Abel mau belajar mengaji juga bareng Bunda?" tanya Ana. "Nggak mau. Sekolah Abel kan libur, kenapa masih disuruh belajar?" balas Abel sewot membuat Ana tidak bisa berkata-kata lagi. Gadis kecil itu belum sepenuhnya menerima Ana. "Nggak ada salahnya belajar di hari libur, Abel. Biar gak lupa," tambah Furqon. "Tapi Bunda Nabila bilang kalau sekolah libur, Abel boleh gak belajar. Jadi, Abel maunya main," ucap Abel m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD