"Ning belum merubah sifat Ning yang itu," ucap Titin ketika mereka hendak pulang ke rumah. Maira disepanjang jalan hanya diam dan tidak menggubris ucapan Titin, karena ada yang lebih penting untuk dipikirkan. Maira juga tidak mengerti kenapa dia tadi bersikap seperti itu. "Iya kamu benar, aku nggak bisa merubah yang satu itu." "Kenapa ya?" "Mungkin karena memang sudah tersirat semenjak Mas Harto bilang kalau aku penyebab Mama meninggal." Maira yang terluka oleh masa lalu, menghasilkan sifat yang tidak baik di masa ini. Maira juga bingung, dan masalahnya tidak bisa dia cegah. "Aku juga gak tau kenapa, tapi aku memang takut kalau Renjuna tau dia pasti akan benci sama aku." Titin segera menggeleng tidak setuju dengan pernyataan Maira, apalagi Gus Renjuna terlihat mulai menyayangi sosok

