Saat melihat seorang pria yang memakai topeng itu, Jasmin langsung mendekat dan menen-dang nya dengan kuat. Ia jam-bak rambut pria itu dan ia biarkan berlutut di bawah kaki Pandu. "Jasmin, apa yang kau lakukan pada nya? Dia memang penculik tapi kau tak bisa membu-nuh nya." "Kenapa aku tak bisa membu-nuh penculik ini? Aku bisa membu-nuh nya lalu mengatakan jika aku hanya melindungi diri. Gampang, bukan?" "Ya tapi, kau tak boleh seke-jam itu." "Lalu, apa aku harus biarkan penculik ini membu-nuh mu?" "Dia tak akan membu-nuh ku. Yang ia butuhkan hanya uang." "Oh ya. Baiklah jika memang kamu terlalu yakin. Hey penculik, jika kamu mau selamat, cepat habi-si nyawa anak manja ini." Jasmin memberikan pis-tol milik nya pada pria yang masih memakai topeng itu. Pria itu pun bergegas mengambil p

