“Kamu itu kenapa, sih? Kok tidur sambil bolak-balik badan terus dari tadi?” Reygan yang baru mau naik ke ranjang merasa aneh dengan sang istri. Pria itu sedari tadi sedang melanjutkan pekerjaan kantor sambil duduk di sofa. Dirinya meminta Wulan untuk tidur terlebih dahulu karena ada kemungkinan Reygan akan menyelesaikan masalahnya sampai larut. Namun melihat sang istri yang sepertinya gelisah tak bisa tidur, membuat Reygan mengalah. Pria itu pun menutup laptop dan menghampiri ranjang tempat sang istri itu beristirahat. “Emmm ....” Wulan menimpali tanpa membuka mata. Reygan tahu, perempuan yang sedang berbaring di depannya ini belum sepenuhnya tidur. Meski matanya terpejam, Wulan masih merespons ucapan Reygan. “Kamu mau tidur ditemenin sama aku?” Pria itu berusaha untuk jahil samb

