prolog
Adimas putra Winata, pengusaha sukses yang putus asa karena di tinggal sang kekasih karena kecelakaan pesawat,dia tidak percaya kalau kekasihnya yang bernama Nadia salsabila sudah meninggal,sebelum dia melihat dengan mata kepalanya sendiri mayat dari kekasihnya di temukan.
Sudah hampir delapan bulan ini masih belum menemukan titik terang,pikiranya begitu kacau dan dia hampir putus asa.saat dia mengendarai mobilnya di tengah jalan yang agak sepi sekitar setengah sepuluh malam,dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata.di saat mengendarai mobil dengan kecepatan penuh tiba tiba ada sebuah motor yang melaju sedang dari arah berlawanan,Adimas pun mendadak menghentikan mobilnya..
Ckiiittttt.....
Aaaa....
Terdengar secara bersamaan teriakan dan suara decitan mobil,pengendara motor pun jatuh tepat di depan mobil Adimas.
"Aw....."pekik pengendara motor,tubuhnya gemetar karena shok.
Dimas bergegas turun dari mobil dan segera menolong pengendara yang di tabrak.
"Anda tidak apa apa,maaf saya benar benar tidak sengaja"
Pengendara wanita itupun mendongak,lalu menggeleng.
"Gak apa apa kok mas,cuman kayaknya kakiku terkilir."
Adimas pun terpaku melihat wajah itu,bola mata berwarna hitam pekat hidung macung bibir mungil berwarna pink alami.
"Nadia"gumam Dimas lalu memeluk wanita tersebut.
"Mas mas lepasin,mas siapa tiba tiba meluk gini!"ungkap wanita itu sambil berontak....
Wanita itupun menggigit pundak Adimas dengan kuat, Adimas pun terpekik lalu melepaskan pelukannya.
"Mas...mesum ya,tiba tiba main peluk aja."
Wanita itu pun berusaha bangkit sambil menahan sakit.lalu buru buru pergi dari tempat itu,dengan susah payah ia berusaha untuk mengangkat motor agar bisa ia kendarai lagi.saat berhasil ia dengan cepat menyalakan motornya lalu bergegas pergi dari tempat itu dan membiarkan lelaki aneh yang masih diam membisu seperti patung menatap dirinya yang pergi meninggalkanya.
"Dasar laki laki m***m plus aneh,main peluk peluk aja ,bukanya nolongin malah main peluk aja." grutu wanita tersebut sambil mengendarai motornya
Sementara itu Dimas masih shok dengan apa yang di lihatnya,bukankah itu Nadia kenapa dia menolak pelukanya,Dimas pun melihat plat nomor yang di kendarai wanita yang di tabraknya lalu mengambil ponselnya dan mencatat no platnya.
Dimas kemudian memasuki mobilnya,lalu dia menelpon seseorang.
"Cari tau pemilik plat nomor yang tadi saya kirim ke kamu" tanpa mendengar jawaban dari orang yang ditelponya diapun langsung menutup telponnya.
"Siapa wanita itu kenapa sangat mirip dengan Nadia,aku harus tau siapa dia"monolog Dimas.
Maaf kalau tulisannya kacau,dukung Momy dengan tab love ,dan komen y,...