"Mengenai hubungan Kim So Eun dengan Kim Sang Bum seperti yang diberitakan.... Saya tidak berhak ikut campur dan semua terserah mereka karena sesungguhnya Saya dan Kim So Eun sudah bercerai...." Ucapan Kyuhyun berhasil membuat tubuh Kim Bum menegang sedangkan So Eun semakin terisak.
Kim Bum terdiam dengan keterkejutannya dan berbagai pertanyaan. Namun perasaan yang lebih kuat adalah rasa marah karena Kyuhyun menceraikan So Eun yang jelas mencintai Kyuhyun bahkan rela di duakan. Namun pernyataan Kyuhyun selanjutnya berhasil mengalihkan perhatian Kim Bum kepada So Eun.
"Saya dengan Kim So Eun sudah bercerai hampir 5 tahun yang lalu... Dan setelahnya baru saya menikahi Go Ara.... Sa-...." Kim Bum sudah tidak mendengar lagi apa yang Kyuhyun jelaskan karena kini seluruh perhatiannya sudah tertuju pada So Eun yang mulai melepas pelukannya dari Kim Bum.
"Kim Bum Oppa....A..Aku.... " So Eun masih sedikit terisak sehingga Ia sulit berkata-kata. Kim Bum memejamkan matanya berusaha meredam segala gejolak emosinya sebelum mengeluarkan beribu pertanyaannya untuk So Eun.
"Kapan?...." Kim Bum bertanya lirih dengan nada datarnya.
"Hampir 5 tahun yang lalu.... 6 bulan.... Setelah pernikahan...." Jawab So Eun gugup. Kim Bum kembali terdiam. Banyak pertanyaan yang ingin Ia lontarkan hingga Ia sendiri bingung mana yang terlebih dahulu.
"Kenapa Kau menyembunyikannya?...." So Eun terdiam memikirkan bagaimana cara mulai menjelaskannya.
"Kau.... Sungguh-sungguh mencintai.... Kyuhyun?.... " Diantara banyaknya pertanyaan yang berkecamuk di otaknya, Kim Bum lebih memilih pertanyaan ini untuk kembali memastikan perasaan So Eun. Fakta yang terungkap ini seolah mematahkan segala yang So Eun katakan tentang rasa cinta So Eun pada Kyuhyun. Apalagi Kim Bum selalu merasa So Eun masih mencintainya walau So Eun selalu membantahnya.
So Eun terdiam kemudian menatap intens Kim Bum. Ia mencoba memantapkan hatinya akan keputusannya kali ini. Ia tidak peduli jika Ia egois saat ini. Ia ingin bahagia.... Bersama orang yang Ia cintai juga sangat mencintainya. Sudah cukup penderitaan mereka karena berpisah dan kini saatnya mereka berjuang bersama untuk meraih kebahagiaan mereka.
"Aku mencintaimu Oppa.... Masih mencintaimu.... Selalu mencintaimu.... Tidak pernah berubah...." So Eun berucap dengan nada bergetar menahan tangisnya sembari mengusap pipi Kim Bum. Ia sudah memutuskan untuk jujur akan perasaannya. Dan So Eun pun sudah berjanji pada dirinya bahwa Ia akan menjelaskannya dan membuktikannya jika Kim Bum tidak mempercayai pengakuan cintanya.
Setetes airmata lolos dari mata Kim Bum disusul senyum Kim Bum sebelum Ia menarik So Eun ke dalam dekapannya.
"Aku tahu perasaanku tidak salah.... Aku masih merasakannya.... Merasakan jika Kau masih mencintaiku.... " Suara Kim Bum bergetar haru. So Eun pun tersenyum bahagia karena Kim Bum yang selalu mempercayainya.
"Aku mencintaimu Oppa.... Maafkan atas kebohonganku yang menyakitimu....hikz.... " Ucap So Eun masih dalam dekapan Kim Bum.
"Hmm.... Aku tidak peduli... Yang terpenting sekarang Kau sudah kembali padaku.... Aku mencintaimu So Eun.... Sangat mencintaimu.... " Ucap Kim Bum sesekali mencium pucuk kepala So Eun. Setelahnya tidak ada lagi kata-kata yang mereka ucapkan, mereka hanya menikmati kebahagian mereka dengan pelukan itu.
Cup
Setelah terdiam hampir 30 menit, Kim Bum kembali mencium kening So Eun sebelum tersenyum dan menatap intens So Eun.
"Kau kembali....." Lirih Kim Bum dengan nada dan senyum haru masih antara percaya dan tidak karena baru kemarin Ia merasakan seolah dunianya hancur, namun kini dunianya kembali bersamaan dengan kembalinya So Eun padanya.
"Ya.... Aku kembali Oppa.... So Eun mu kembali....hikz..." So Eun kembali menangis haru. Rasa bahagia yang benar-benar bahagia akhirnya Ia rasakan kembali. Rasa yang Ia pikir tidak akan pernah Ia dapatkan namun akhirnya Ia rasakan kembali.
"So Eun-Ku...."
"Kim Bum-Ku...." Setelahnya mereka berdua tertawa geli penuh kebahagiaan. Dulu mendengar sebutan itu (So Eun-ku dan Kim Bum-ku) terasa manis namun sekarang terselip rasa geli mengingat mereka yang sudah tidak lagi diusia remaja.
"Aku lapar...." Ucap Kim Bum tiba-tiba sedangkan So Eun mengernyit heran karena mereka baru saja makan.
"Tadi Aku tidak bernafsu dan hanya memasukkan makanan itu kemulutku tanpa merasakannya.... Ayolah...masakkkan Aku makanan..." Ucap Kim Bum memeluk dan menciumi pipi So Eun. So Eun tersenyum kecil melihat sifat manja Kim Bum yang muncul.
Selama memasak, Kim Bum tidak pernah melepaskan So Eun sedikit pun. Ia memeluk So Eun dari belakang dan sesekali menciumi leher dan rambut So Eun. So Eun hanya menikamatinya karena sudah lama sekali mereka tidak bermesraan seperti ini. Jika pasangan lain yang bertindak intim seperti inj, mungkin mereka langsung pindah ke ranjang karena gairahnya yang naik. Namun tidak bagi Kim Bum dan So Eun. Mereka hanya menikmati cinta dan kebersamaannya tanpa memikirkan nafsu atau gairah.
"Apakah So Ra, anak Kyuhyun dan Ara itu?..." Gumam Kim Bum.
"Hmm.... Karena mereka merasa Aku adalah penolong mereka maka mereka menambahkan namaku di nama So Ra..." Jawab So Eun.
"Aku membenci Kyuhyun.... Aku pikir Aku akan membenci anaknya juga... Apalagi kupikir So Ra anakmu dengannya.... Tapi Aku tidak bisa membenci So Ra..." Jujur Kim Bum sementara So Eun hanya tersenyum.
"Kau orang yang sangat baik Oppa walau Kau nampak dingin... Walau mungkin Kau tidak menyukai Kyuhyun Oppa, Aku tahu Kau tidak membencinya... Kau orang yang sulit membenci dan mendendam... Apalagi membenci So Ra... Tidak akan ada yang bisa membenci So Ra... Cup..." Ucapan So Eun diakhir dengan kecupan yang Ia berikan di pipi Kim Bum yang sejajar dengan wajahnya karena Kim Bum yang menopangkan dagunya di bahu So Eun.
"Hmm... Dia cantik dan menggemaskan... Cup" Kim Bum balas mengecup pipi So Eun.
"Setelah kelahiran So Ra, kami memutuskan untuk mengatakan kemada keluarga kami bahwa So Ra anak angkat kami... Selain karena tidak ingin Kyuhyun sulit menemui So Ra karena status rahasia pernikahan mereka, kami juga ingin So Ra dekat dengan kakek dan neneknya... Karena itu kami membawa mereka ke Seoul dan Ara Eonni tinggal di apartement sebelah.... Beruntung orangtua Ara Eonni menerima keputusan mereka..." Jelas So Eun.
"Kenapa Kau tidak mengatakannya kepada kepada keluarga kalian?..."
"Kesehatan Abonim sedang buruk... Dan juga..."
"Dan juga?..."
"Aku ingin terbebas dari Eomma..."
"......"
"Mungkin setelah Eomma tahu, Ia akan meminta ku bercerai dengan Kyuhyun Oppa.... Setelahnya Ia pasti akan menjodohkanku lagi... Aku tidak mau itu.... Setidaknya dengan status ku sebagai isteri Kyuhyun Oppa, Aku terbebas dari perjodohan Eomma...." Ujar So Eun sendu. Kim Bum mematikan kompor sebelum membalik So Eun agar menghadapnya.
"Kenapa Kau tidak mengatakannya padaku.... Setidaknya Kau tidak sendiri... Dan Aku bersedia menjalani hubungan rahasia seperti Kyuhyun dan Ara asal bersamamu..." Ucap Kim Bum lembut mengusap wajah sensu So Eun.
"Saat itu Aku tahu Oppa sedang merintis karier... Dan Aku tidak mungkin menjadi penghambat..."
"Kau tidak...."
"Dan Aku tidak mungkin menggantungmu dengan hubungan yang tidak pasti..... Mengingat... Eomma yang tidak pernah merestui kita...." Setetes airmata lolos dari mata So Eun mengingat sang Eomma yang selalu menentang hubungannya dengan Kim Bum membuat So Eun kembali memikirkan bagaimana kelanjutan hubungannya dengan Kim Bum. Kim Bum menghela nafas sebelum menarik So Eun ke dalam pelukannya.
"Secepatnya Aku akan menemui Eommamu...." Yakin Kim Bum. Kali ini Kim Bum tidak akan menyerah. Dulu Eomma So Eun menolaknya dengan alasan tidak yakin Kim Bum mampu menghidupi So Eun dengan penghasilannya yang tidak pasti. Namun kini Kim Bum sudah memiliki segalanya jadi Eomma So Eun tidak akan memiliki alasan untuk menolaknya lagi.
"Aku akan bersama Oppa.... " Ucap So Eun menunjukkan bahwa kali ini So Eun akan berjuang bersamanya.
~oO0Oo~
Ting...tong....ting...tong
Bell terdengar berbunyi di rumah yang Kim Bum tempati dan Kim Bum dengan malas-malasan membukanya mengingat Ia tidak mau diganggu ketika Ia sedang bersama So Eun.
"Hai...." Sapa Kyuhyun dengan santainya dan senyum sok akrabnya. Kim Bum mengernyit heran karena kedatangan Kyuhyun dan juga sikap Kyuhyun yang tidak sedingin biasanya. Kyuhyun yang ini adalah Kyuhyun yang santai dan ramah, sikap yang biasanya hanya Kyuhyun tunjukkan pada orang terdekatnya.
"So Eun..." Sapa Kyuhyun pada So Eun yang baru keluar dari dapur.
"Kyu Oppa...." Sahut So Eun ceria dan berniat memeluk Kyuhyun, begitu pun dengan Kyuhyun. Namun hal itu tidak terlaksana saat Kyuhyun terhenti karena ada yang menarik kerah belakang kemeja-nya.
"Kau fikir apa yang akan Kau lakukan?...." Tanya Kim Bum geram sembari terus menarik belakang kerah kemeja Kyuhyun layaknya kucing, hingga Kyuhyun berdiri di sebelah Ara. Smentara So Eun hanya terkekeh geli melihat sifat posesif Kim Bum.
"Hei.... Aku hanya ingin memeluk adik sekaligus malaikatku...." Protes Kyuhyun namun diabaikan oleh Kim Bum yang lebih memilih merangkul pinggang So Eun dan membanya menduduki sofa disusul Ara.
"Bum-ah, seharusnya Kau berterima kasih kepadaku karena membuat rencana Kau yang seolah bunuh diri....hingga akhirnya So Eun kembali padamu....kalau tidak,mungkin saat ini So Eun masih menangis di kamarnya.... " Protes Kyuhyun yang berhasil membuat Kim Bum menatapnya dan berfikir Kim Bum akan berterima kasih dan bersikap baik padanya. Namun,....
"Jangan sok akrab dengan memanggilku 'Bum-ah'...." Ujar Kim Bum dingin dan menatap tajam Kyuhyun.
"Dan jika Kau ingin Aku berterima kasih seharusnya Kau mengatakan semuanya pada ku sejak 5 tahun yang lalu..." Ucap Kim Bum lagi dan kali ini dengan tatapan membunuhnya. Kyuhyun pun terdiam merasa bersalah karena saat itu yang Ia fikirkan hanya kebahagiaannya dengan Ara dan juga calon anak mereka.
"Oppa...." So Eun mengur Kim Bum agar Kim Bum tidak terlalu keras pada Kyuhyun melihat wajah Kyuhyun yang merasa bersalah. Namun Kim Bum hanya menatap tajam So Eun pertanda tidak ingin dibantah. Suasana pun tiba-tiba hening.
"Kim Bum-shi.... Kau tampan sekali...." Suara Ara yang terdiam dari tadi akhirnya berhasil memecah keheningan. So Eu, Kim Bum dan Kyuhyun menatap Ara terkejut.
"Aku mengidolakanmu...." Lanjut Ara.
"Go Ara...." Desis Kyuhyun yang semula sendu menjadi penuh emosi.
"Bolehkah Aku memelukmu?..." Ucap Ara mengabaikan Kyuhyun.
"GO ARA...." Teriak Kyuhyun membuat Ara berjengit kaget. Melihat Ara yang kaget juga nampak sedikit takut membuat Kyuhyun yang ingin memarahi Ara pun tidak bisa melakukan apa-apa sehingga Kyuhyun memilih bangkit dan keluar menuju mobilnya.
"Apa Dia benar-benar terpesona padanya?..."" Batin Kyuhyun kesal sembari terus melangkah. Tanpa sadar Kyuhyun teringat Ara yang sejak tiba tadi menatap Kim Bum dan tersenyum tipis bahkan mengikuti Kim Bum dan duduk disebelahnya. Kyuhyun tadi tidak mempedulikannya karena sibuk berdebat dengan Kim Bum.
Kyuhyun tahu sejak dulu Ara memang mengidolakan Kim Bum namun tidak pernah membahasnya karena Ia tahu Kyuhyun pencemburu. Dan Kyuhyun cukup senang ketika Ara bercerita jika Ia membenci Kim Bum yang meremehkannya dan meminta Ara menjauhi Kyuhyun. Namun sepertinya pesona Kim Bum mampu meluluhkan kebencian Ara.
"Dasar Pria sempurna menyebalkan...." Gerutu Kyuhyun setelah tiba di mobilnya sembari menjedutkan keningnya ke setir seolah ingin menghilangkan pikiran buruknya.
Sementara Ara yang melihat kepergian Kyuhyun justru hanya tersenyum dan menggendikkan bahu cuek.
"Eonni..." So Eun berucap heran penuh tanda tanya.
"Bukankah lucu...kemarin kita berada disekeliling Kyuhyun seolah memperebutkannya....dan Kim Bum sendiri... Tapi sekarang Kyuhyun sendiri.....dan kita disini seolah meperebutkan Kim Bum..." Ucap Ara santai namun berhasil membuat perhatian So Eun dan Kim Bum tertuju padanya. Kim Bum dan So Eun tahu ada maksud lain dari semua yang Ara ucapkan atau pun yang akan Ara ucapkan.
"Kim Bum-shi, Kau berkata Kyuhyun pria mempesona... Tapi menurutku Kau juga mempesona... Bahkan mendapat julukan The Perfect Star..." Ucap Ara sembari menyentuhkan ujung telunjuknya di pipi Kim Bum.
"Semua wanita pasti bahagia dan ingin memilikimu...." Ara berbisik dengan nada menggoda dan semakin mencondongkan tubuhnya ke Arah Kim Bum. Kim Bum terus menatap intens Ara sementara So Eun hanya bisa mengalihkan matanya merasa sakit dengan apa yang Ia lihat. Wanita yang Ia sayangi seperti kakak sendiri sedang menggoda kekasihnya.
"Seperti Kyuhyun....Apa Kau bersedia berbagi Kim Bum dengan Eonni-mu ini So Eun?..." Tanya Ara santai dan menatapnya penuh senyum seringai. So Eun bagai tersambar petir dan terdiam menatap Ara intens.