Pertemuan Awal

1153 Words

Selepas kepergian Viona untuk mencari bantuan, Vaga ditinggalkan sendiri di pohon besar. Vaga merasakana sekujur tubuhnya remuk dan rasa nyeri yang cukup luar biasa. Ia harus beberapa kali menahan rasa nyeri itu dari Viona sebelumnya, tetapi karena disertai demam juga akhirnya Vaga tidak bisa lagi menutupi kesakitannya. Ia hanya berharap semoga Viona cepat dapat bantuan. "Sekarang lo gak bisa ke mana-mana lagi." Tiba-tiba saja suara yang terdengar familiar masuk dalam telinga Vaga. Cowok itu mendongakkan kepala ke atas dan tatapannya bertemu dengan mata Rangga yang sedang menodongkan pistol ke arahnya. Vaga mengumpat tertahan. "berdiri lo, ikut gue balik ke gedung tadi," kata Vaga. Terpaksa Vaga menuruti apa yang diperintahkan oleh Rangga. Tetapi, Vaga melihat ada sesuatu yang aneh den

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD