Rumor

1491 Words

Vaga sudah sampai di kampus dengan mengendarai motornya, tak lama kemudian Viona juga menyusul dengan mengendarai kendaraan umum. Mereka berpapasan di lobi, Viona berusaha mengabaikan cowok itu tetapi tiba-tiba Vaga melemparkan tasnya pada Viona. "Bawain," katanya sambil berjalan dengan pandangan tak menoleh sama sekali pada Viona. Gadis itu hanya bisa mendengkus, tanpa banyak komplen Viona menurut saja dengan permintaan Vaga kemudian mengikuti langkah kaki cowok itu di belakangnya. Karena posisi mereka berjalan cukup berdekatan Viona menjadi bahan gunjingan, terlebih Viona yang membawakan tas milik cowok itu. Viona menyadari dirinya menjadi pusat perhatian, merasa sedikit risih Viona mencoba untuk mengabaikan saja. Namun lama-lama Viona juga merasa aneh dengan sikap orang-orang yang me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD