Dua Puluh tujuh

783 Words

Gara berjalan begitu cepat, ia menghabisi siapa saja yang menghalangi jalannya menuju lantai atas gedung tua itu. Gara berusaha bersikap setenang mungkin saat mendengar laporan dari salah satu anak buahnya yang mengatakan bahwa Kisha disiksa.   Seandainya Gara tidak menutup seluruh wajahnya, semua orang pasti bergidik melihat raut wajah datar dan tatapan dinginnya yang menusuk. Rahangnya yang tegas semakin terlihat tegas karena mengetat kuat menahan amarah dalam dadanya.   Dia bukan Gara, melainkan X. Jika Kisha menanyakan itu, ia akan menjawab seperti itu.   Prans sudah berdiri di sisi pintu. Memang ia memberi intruksi pada anak buahnya agar tidak membuat gaduh. Beberapa anak buah lainnya siap mengepung di berbagai sudut ruangan. Anak buah Alberd sangat payah. Dua hama itu salah m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD